Awas Macet! Pelabuhan Merak Mulai Dipadati Pemudik

24 March 2025, 18:30 WIB
Awas Macet! Pelabuhan Merak Mulai Dipadati Pemudik

Penerapan kebijakan Work from Anywhere (WFA) menjelang Lebaran 2025 memicu lonjakan arus mudik lebaran lebih awal. Banyak pemudik memilih berangkat sejak akhir pekan lalu guna menghindari kepadatan.

Fenomena ini tercermin dari peningkatan jumlah pengguna jasa kapal ferry, terutama kendaraan roda empat pribadi, di Pelabuhan Merak.

Kesiapan Pelabuhan dalam Menghadapi Lonjakan Pemudik

Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhy bersama ASDP dan pemangku kepentingan lainnya melakukan inspeksi kesiapan Pelabuhan Indah Kiat sebagai buffer zone guna memastikan kelancaran arus mudik.

"Jika parkiran di Pelabuhan Merak hampir penuh, kendaraan pribadi roda empat akan segera dialihkan ke Pelabuhan Indah Kiat untuk menghindari antrean panjang," jelas Menhub Dudi, Senin (24/3/2025).

Pelabuhan Indah Kiat memiliki luas 93.426 meter persegi dan mampu menampung hingga 2.072 kendaraan kecil. Selain itu, Jalan Lingkar Selatan (JLS) disiapkan sebagai kantong parkir tambahan jika Pelabuhan Ciwandan mencapai kapasitas maksimal.

Lonjakan Pemudik di Pelabuhan Merak

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, mengungkapkan bahwa sejak Jumat (21/3) atau H-10 hingga Sabtu (22/3) atau H-9, sebanyak 88.396 orang dan 20.887 kendaraan telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak.

"Angka ini meningkat 47% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan dominasi kendaraan roda empat yang mengalami lonjakan signifikan," ujarnya.

Pada Sabtu (22/3) atau H-9, jumlah penumpang mencapai 50.055 orang, naik 79% dibandingkan tahun lalu sebanyak 27.898 orang. Kendaraan roda empat mencapai 6.015 unit, melonjak 102% dibandingkan tahun lalu yang hanya 2.983 unit.

Antisipasi Puncak Arus Mudik

Antisipasi Puncak Arus Mudik

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, memprediksi sekitar 30.000 kendaraan kecil akan menyeberang melalui Pelabuhan Merak pada 27-29 Maret.

Untuk menghindari kemacetan, sebagian kendaraan akan dialihkan ke Pelabuhan Indah Kiat.

Sebagai bagian dari strategi kelancaran arus mudik, ASDP menawarkan diskon tarif hingga 36% atau tarif satu harga pada layanan ekspres lintasan Merak-Bakauheni mulai Senin (24/3) hingga Minggu (30/3).

Diskon ini berlaku untuk kategori Pejalan Kaki, Golongan IVA, IVB, VA, dan VIA, guna mendorong pemerataan arus penyeberangan.

Selain itu, distribusi kendaraan juga diterapkan:

  • Mobil pribadi dan bus diarahkan melalui Pelabuhan Merak.
  • Sepeda motor serta truk Golongan VB dan VIB dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan.
  • Truk Golongan VII, VIII, dan IX menuju Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ).
  • Kendaraan dari Exit Tol Cilegon Timur diarahkan ke Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ.Kendaraan dari Exit Tol Merak masuk sesuai jadwal check-in.

Peningkatan Arus dari Sumatera ke Jawa

Peningkatan Arus dari Sumatera ke Jawa

Pergerakan penumpang dari Sumatera ke Jawa juga mengalami peningkatan. Berdasarkan data Posko Bakauheni, pada H-9, total penumpang mencapai 37.465 orang, meningkat 38% dibandingkan tahun lalu yang hanya 27.208 orang.

Sementara itu, jumlah kendaraan roda empat mencapai 3.211 unit, naik 20% dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 2.685 unit.

Pentingnya Tiba di Pelabuhan Sesuai Jadwal

Shelvy menambahkan bahwa antrean kendaraan yang terjadi pada akhir pekan lalu dipengaruhi oleh peningkatan jumlah pemudik dan perbaikan Dermaga VI Merak akibat insiden tertabraknya KMP Portlink III.

Saat ini, bongkar muat kendaraan dimaksimalkan melalui rampa samping kapal menuju car deck, yang membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan mekanisme normal.

Untuk menghindari antrean panjang, ASDP mengimbau pengguna jasa untuk tiba di pelabuhan sesuai jadwal tiket.

"Kendaraan yang tiba sesuai jadwal tiket akan mendapat prioritas antrean naik kapal. Kami berterima kasih atas kerja sama pengguna jasa dalam menciptakan perjalanan yang lebih tertib dan nyaman," pungkas Shelvy.

Sumber : Liputan6.com