Cara Buat Martabak Telur Lezat dan Renyah di Rumah, Mudah Dipraktikkan

05 April 2025, 15:43 WIB
Cara Buat Martabak Telur Lezat dan Renyah di Rumah, Mudah Dipraktikkan

Martabak telur merupakan salah satu camilan tradisional yang sangat populer di Indonesia. Perpaduan kulit yang renyah dengan isian telur yang gurih menjadikan martabak telur sebagai kudapan yang sulit ditolak. Meskipun sering dijumpai dijual di luar, ternyata membuat martabak telur sendiri di rumah tidaklah sesulit yang dibayangkan. Dengan bahan-bahan sederhana dan teknik yang tepat, Anda bisa menyajikan martabak telur lezat untuk keluarga. Berikut ini panduan lengkap cara buat martabak telur yang lezat dan renyah di rumah.

Pengertian dan Sejarah Martabak Telur

Martabak telur adalah hidangan yang terdiri dari adonan kulit tipis yang diisi dengan campuran telur, daging cincang, dan bumbu-bumbu, kemudian dilipat dan digoreng hingga kecokelatan. Nama martabak sendiri berasal dari bahasa Arab "mutabbaq" yang berarti dilipat.

Makanan ini dipercaya berasal dari Yaman yang kemudian menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia melalui para pedagang Arab. Di Indonesia, martabak telur mengalami adaptasi dan pengembangan sehingga memiliki cita rasa khas. Berbeda dengan martabak manis yang merupakan kreasi asli Indonesia, martabak telur atau yang sering disebut martabak asin memiliki kemiripan dengan hidangan serupa di negara-negara Timur Tengah dan Asia Selatan.

Seiring waktu, martabak telur menjadi salah satu makanan jalanan yang populer di Indonesia. Biasanya dijual bersama dengan martabak manis di gerobak-gerobak pada malam hari, martabak telur menjadi pilihan bagi mereka yang menginginkan camilan gurih dan mengenyangkan. Kini martabak telur dapat ditemukan dalam berbagai varian, mulai dari isian daging sapi, ayam, hingga sayuran.

Bahan-Bahan yang Diperlukan

Untuk membuat martabak telur yang lezat, Anda memerlukan bahan-bahan sebagai berikut:

Untuk kulit martabak:

  • 250 gram tepung terigu protein tinggi
  • 1 butir telur
  • 100 ml air
  • 1/2 sendok teh garam
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • Minyak goreng secukupnya untuk merendam adonan

Untuk isian martabak:

  • 250 gram daging sapi giling (bisa diganti dengan ayam cincang atau tahu)
  • 5 butir telur ayam atau telur bebek
  • 3 batang daun bawang, iris halus
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 1 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh kaldu bubuk
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Untuk pelengkap:

  • Acar timun
  • Saus sambal
  • Cabe rawit (opsional)

Pastikan semua bahan dalam kondisi segar dan berkualitas baik untuk mendapatkan hasil martabak telur yang optimal. Penggunaan tepung protein tinggi akan membantu menghasilkan kulit martabak yang elastis dan tidak mudah sobek saat diisi dan digoreng.

Langkah-Langkah Pembuatan

Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk membuat martabak telur:

1. Membuat adonan kulit:

  1. Campurkan tepung terigu dan garam dalam wadah besar.
  2. Tambahkan telur dan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan kalis.
  3. Uleni adonan selama sekitar 10 menit hingga elastis.
  4. Tambahkan 2 sendok makan minyak goreng, uleni kembali hingga minyak meresap.
  5. Bagi adonan menjadi 8 bagian sama besar, bulatkan.
  6. Rendam bulatan adonan dalam minyak goreng selama minimal 2 jam atau semalaman di kulkas.

2. Menyiapkan isian:

  1. Panaskan minyak, tumis bawang putih hingga harum.
  2. Masukkan daging giling, masak hingga berubah warna.
  3. Tambahkan garam, merica, dan kaldu bubuk. Aduk rata.
  4. Angkat dan dinginkan.
  5. Dalam mangkuk besar, kocok telur, tambahkan daun bawang dan tumisan daging. Aduk rata.

3. Membentuk dan menggoreng martabak:

  1. Ambil satu bulatan adonan, pipihkan di atas permukaan yang telah ditaburi tepung hingga sangat tipis.
  2. Panaskan wajan datar atau teflon dengan sedikit minyak.
  3. Letakkan kulit yang telah dipipihkan di atas wajan.
  4. Tuang sekitar 4-5 sendok makan isian ke tengah kulit.
  5. Lipat sisi-sisi kulit ke tengah membentuk persegi.
  6. Goreng dengan api sedang hingga kedua sisi kecokelatan dan garing.
  7. Angkat dan tiriskan.

4. Penyajian:

  1. Potong martabak menjadi beberapa bagian.
  2. Sajikan hangat dengan acar timun dan saus sambal.

Proses pembuatan martabak telur memang membutuhkan kesabaran, terutama dalam membuat kulit yang tipis dan elastis. Namun, dengan latihan dan ketekunan, Anda akan dapat menghasilkan martabak telur yang tak kalah lezatnya dengan yang dijual di luar.

Tips dan Trik Membuat Martabak Telur

Untuk mendapatkan hasil martabak telur yang sempurna, perhatikan beberapa tips berikut:

  1. Pilih tepung yang tepat: Gunakan tepung terigu protein tinggi untuk mendapatkan kulit yang elastis dan tidak mudah sobek.
  2. Istirahatkan adonan: Perendaman adonan dalam minyak selama beberapa jam atau semalaman akan membuat kulit lebih mudah dibentuk dan lebih renyah saat digoreng.
  3. Pipihkan kulit setipis mungkin: Semakin tipis kulit, semakin renyah hasilnya. Gunakan rolling pin atau botol bekas yang dilapisi plastik untuk memipihkan adonan.
  4. Jaga suhu minyak: Pastikan minyak cukup panas sebelum menggoreng martabak. Suhu yang tepat akan menghasilkan kulit yang renyah tanpa menyerap terlalu banyak minyak.
  5. Kontrol api: Gunakan api sedang saat menggoreng untuk memastikan bagian dalam matang sempurna tanpa membuat kulit terlalu cokelat.
  6. Tiriskan dengan benar: Setelah digoreng, tiriskan martabak di atas tisu atau kertas penyerap minyak untuk mengurangi kelebihan minyak.
  7. Variasikan isian: Selain daging sapi, Anda bisa menggunakan ayam cincang, kornet, atau bahkan sayuran untuk variasi isian yang lebih sehat.
  8. Perhatikan jumlah isian: Jangan terlalu banyak mengisi martabak karena dapat menyebabkan kulit sobek atau isian keluar saat digoreng.
  9. Siapkan pelengkap: Acar timun dan saus sambal segar akan melengkapi cita rasa martabak telur.
  10. Sajikan segera: Martabak telur paling nikmat disantap selagi hangat untuk menikmati kerenyahan kulitnya.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat meningkatkan kualitas martabak telur buatan sendiri dan menyajikan hidangan yang lezat untuk keluarga atau tamu.

Manfaat Kesehatan Martabak Telur

Meskipun martabak telur sering dianggap sebagai makanan yang tinggi kalori, sebenarnya hidangan ini juga memiliki beberapa manfaat kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar:

  1. Sumber Protein: Telur dan daging dalam martabak telur merupakan sumber protein yang baik untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh.
  2. Vitamin dan Mineral: Telur mengandung berbagai vitamin dan mineral penting seperti vitamin A, D, E, B12, serta zat besi dan zinc.
  3. Asam Folat: Jika menggunakan sayuran seperti daun bawang, martabak telur dapat menjadi sumber asam folat yang baik.
  4. Energi: Kombinasi karbohidrat dari tepung dan protein dari telur dan daging memberikan energi yang cukup untuk aktivitas sehari-hari.
  5. Omega-3: Jika menggunakan telur yang kaya omega-3, martabak telur dapat membantu meningkatkan asupan asam lemak esensial ini.

Namun, perlu diingat bahwa martabak telur juga mengandung lemak dan kalori yang cukup tinggi, terutama karena proses penggorengannya. Oleh karena itu, konsumsi martabak telur sebaiknya dalam jumlah yang wajar dan sebagai bagian dari diet yang seimbang.

Variasi Resep Martabak Telur

Martabak telur dapat divariasikan dengan berbagai cara untuk menciptakan cita rasa baru atau menyesuaikan dengan preferensi diet tertentu. Berikut beberapa variasi yang bisa Anda coba:

  1. Martabak Telur Ayam: Mengganti daging sapi dengan ayam cincang untuk isian yang lebih ringan.
  2. Martabak Telur Sayuran: Menambahkan berbagai sayuran seperti wortel, kol, atau jagung untuk versi vegetarian.
  3. Martabak Telur Tahu: Menggunakan tahu sebagai pengganti daging untuk opsi vegetarian yang kaya protein.
  4. Martabak Telur Mini: Membuat versi kecil menggunakan kulit lumpia untuk camilan yang lebih praktis.
  5. Martabak Telur Keju: Menambahkan keju parut ke dalam isian untuk rasa yang lebih creamy.
  6. Martabak Telur Pedas: Menambahkan cabai atau saus sambal ke dalam isian untuk pecinta makanan pedas.
  7. Martabak Telur Bebek: Menggunakan telur bebek untuk rasa yang lebih kaya dan tekstur yang lebih padat.
  8. Martabak Telur Panggang: Memanggang martabak di oven sebagai alternatif yang lebih sehat daripada menggoreng.

Dengan berbagai variasi ini, Anda dapat menyajikan martabak telur dalam berbagai cara yang menarik dan tetap lezat.

Perbedaan Martabak Telur dengan Jenis Martabak Lainnya

Meskipun sama-sama disebut martabak, sebenarnya ada beberapa perbedaan signifikan antara martabak telur dengan jenis martabak lainnya, terutama martabak manis. Berikut beberapa perbedaan utamanya:

  1. Jenis Adonan:
    • Martabak Telur: Menggunakan adonan tipis yang elastis, mirip dengan kulit pangsit atau lumpia.
    • Martabak Manis: Menggunakan adonan tebal seperti pancake yang mengembang saat dimasak.
  2. Isian:
    • Martabak Telur: Berisi campuran telur, daging, dan bumbu-bumbu gurih.
    • Martabak Manis: Berisi berbagai topping manis seperti cokelat, keju, kacang, atau selai.
  3. Metode Memasak:
    • Martabak Telur: Digoreng dalam minyak panas hingga renyah.
    • Martabak Manis: Dipanggang di atas wajan datar atau teflon.
  4. Rasa:
    • Martabak Telur: Gurih dan savory.
    • Martabak Manis: Manis dan creamy.
  5. Penyajian:
    • Martabak Telur: Biasanya disajikan dengan saus sambal dan acar.
    • Martabak Manis: Disajikan langsung tanpa tambahan saus.
  6. Waktu Konsumsi:
    • Martabak Telur: Sering dijadikan camilan atau makanan ringan.
    • Martabak Manis: Lebih sering dijadikan dessert atau camilan manis.

Meskipun berbeda, baik martabak telur maupun martabak manis sama-sama populer di Indonesia dan memiliki penggemarnya masing-masing.

Pertanyaan Umum Seputar Martabak Telur

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang martabak telur beserta jawabannya:

  1. Apakah martabak telur bisa disimpan?

    Ya, martabak telur bisa disimpan di lemari es selama 1-2 hari. Panaskan kembali di oven atau pan sebelum disajikan untuk mendapatkan kembali tekstur renyahnya.

  2. Bisakah martabak telur dibuat tanpa daging?

    Tentu saja. Anda bisa mengganti daging dengan tahu, tempe, atau sayuran untuk versi vegetarian.

  3. Apakah bisa menggunakan kulit lumpia instan untuk membuat martabak telur?

    Ya, untuk versi yang lebih praktis, Anda bisa menggunakan kulit lumpia instan. Namun, tekstur dan rasanya mungkin sedikit berbeda dari martabak telur tradisional.

  4. Berapa lama martabak telur bisa bertahan?

    Jika disimpan dengan benar di lemari es, martabak telur bisa bertahan hingga 3-4 hari. Namun, teksturnya mungkin berubah setelah disimpan.

  5. Apakah martabak telur sehat?

    Martabak telur mengandung protein dan nutrisi lain yang bermanfaat, namun juga cukup tinggi kalori dan lemak karena digoreng. Konsumsi dalam jumlah wajar sebagai bagian dari diet seimbang.

Kesimpulan

Martabak telur merupakan camilan tradisional yang telah lama menjadi favorit di Indonesia. Dengan panduan cara buat martabak telur yang telah dijabarkan di atas, Anda kini dapat mencoba membuat hidangan lezat ini di rumah. Meskipun prosesnya memerlukan sedikit kesabaran dan keterampilan, hasil akhirnya akan sangat memuaskan.

Ingatlah untuk selalu menggunakan bahan-bahan berkualitas dan mengikuti tips yang telah diberikan untuk mendapatkan martabak telur yang renyah di luar dan lembut di dalam. Jangan ragu untuk bereksperimen dengan berbagai variasi isian untuk menemukan kombinasi yang paling Anda sukai.

Dengan sedikit latihan, Anda akan dapat menyajikan martabak telur yang tak kalah lezatnya dengan yang dijual di luar, bahkan mungkin lebih baik karena dibuat dengan penuh cinta di dapur sendiri. Selamat mencoba dan nikmati proses memasak serta hasil akhirnya bersama keluarga dan teman-teman!

Sumber : Liputan6.com