Tanggamus Diguncang 12 Gempa di Tengah Erupsi Anak Krakatau
07 September 2026, 16:48 WIB
Sebanyak 12 kali gempa mengguncang Kabupaten Tanggamus, Lampung, Senin (7/9/2026). Gempa terkuat tercatat berkekuatan magnitudo 3,0 dan sempat dirasakan warga di sejumlah wilayah.
Rentetan gempa tersebut terjadi di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun BMKG menegaskan gempa di Tanggamus tidak memiliki kaitan dengan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Analis Gempa Tektonik Stasiun Geofisika Lampung Utara, Teguh Budiman mengatakan, seluruh gempa yang terjadi di wilayah Tanggamus tersebut murni dipicu aktivitas tektonik.
"Gempa bumi Tanggamus ini murni aktivitas tektonik Sesar Semangko dan tidak ada kaitannya dengan erupsi Gunung Anak Krakatau," kata Teguh dikonfirmasi, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, sepanjang Senin tercatat sebanyak 12 kali aktivitas gempa di wilayah Tanggamus. Gempa terbesar memiliki magnitudo 3,0.
Teguh menjelaskan, Sesar Semangko merupakan bagian dari sistem sesar aktif yang berada di wilayah Lampung. Di dalam sistem Sesar Sumatera terdapat sejumlah sesar atau patahan yang lebih kecil dan aktif.
"Salah satunya adalah Sesar Semangko yang aktivitasnya memicu gempa bumi di Tanggamus," ujarnya.
Gempa M 3,0 Dirasakan Warga
BMKG mencatat gempa bumi terbesar terjadi pada Senin, 7 September 2026, pukul 14.22.23 WIB dengan magnitudo 3,0.
Episenter gempa berada di koordinat 5,40 Lintang Selatan dan 104,65 Bujur Timur atau sekitar 9 kilometer barat laut Tanggamus, Lampung. Gempa tersebut memiliki kedalaman 5 kilometer.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG menyebut gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.
"Getaran gempa dilaporkan dirasakan masyarakat di wilayah Kota Agung dan Sumberejo dengan intensitas II-III MMI," terangnya.
Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk besar yang melintas.
"Meski sempat dirasakan warga, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan akibat gempa tersebut," jelasnya.
12 Gempa Guncang Tanggamus
Berdasarkan hasil monitoring BMKG, aktivitas gempa di wilayah Tanggamus terjadi sejak pagi hingga sore hari dengan kekuatan bervariasi, mulai dari magnitudo 1,6 hingga 3,0.
Sejumlah gempa tercatat terjadi di sekitar wilayah barat laut dan utara Tanggamus dengan kedalaman yang relatif dangkal.
Hingga pukul 14.58 WIB, BMKG sebelumnya menyatakan belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan setelah gempa magnitudo 3,0. Namun, hasil pemantauan selanjutnya kembali mencatat sejumlah aktivitas gempa kecil di wilayah yang sama.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan aktivitas gempa di wilayah Tanggamus.