Wasekjen Akuatik Indonesia Dilantik Jadi Deputi Baru Kemenpora, Suyadi Pawiro Jabat Sesmenpora
11 July 2026, 06:00 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir melantik dua pejabat pimpinan tinggi madya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jumat (10/7/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi tata kelola kementerian sekaligus mendorong industri olahraga Indonesia menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru.
Dua pejabat yang dilantik adalah Suyadi Pawiro sebagai Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) serta Teuku Arlan Perkasa Lukman sebagai Deputi Pengembangan Industri Olahraga. Arlan sebelumnya dikenal sebagai wasekjen di PB Akuatik I Indonesia
Dalam sambutannya, Erick menegaskan bahwa kehadiran kedua pejabat baru tersebut diharapkan mampu mempercepat reformasi internal Kemenpora agar semakin profesional, berintegritas, dan menghasilkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Hari ini adalah hari yang baik dari kami di Kemenpora karena kami mempunyai Sesmen baru yakni Pak Suyadi yang memang sudah lama berkecimpung di Kemenpora. Dan Pak Arlan sebagai Deputi Pengembangan Industri Olahraga, ini adalah deputi yang sangat penting untuk Kemenpora," ujar Erick.
Menurut Erick, Kemenpora harus mampu keluar dari stigma sebagai lembaga yang hanya menghabiskan anggaran atau cost center. Sebaliknya, kementerian ini harus dipandang sebagai sektor investasi yang memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan bangsa.
"Bahwa kita ingin menjadikan kementerian ini naik kelas, kita harus bekerja secara seksama dan bersungguh-sungguh. Kita harus menjalankan program yang impactful," katanya.
Industri Olahraga Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Erick menilai pengembangan industri olahraga memiliki peran strategis dalam menciptakan nilai ekonomi. Selain melahirkan prestasi yang memperkuat citra Indonesia di dunia internasional, sektor olahraga juga berpotensi menghasilkan pendapatan melalui industri olahraga dan sport tourism.
"Persepsi Kemenpora selama ini selalu dibilang sebagai cost center, padahal kementerian ini adalah investasi. Pemuda itu investasi, banyak pemuda menjadi pengusaha, politikus, dan yang lain. Olahraga juga sama, kalau kita bicara prestasi itu national branding dan yang mengibarkan bendera itu adalah para atlet," ucapnya.
Ia menambahkan, tren global menunjukkan semakin banyak negara menjadikan industri olahraga sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.
"Kalau kita bicara sport industry, sport tourism itu adalah revenue. Banyak sekali negara yang mulai menggantungkan pada pertumbuhan baru. Jadi ini deputi yang sangat penting," tambah Erick.
Karena itu, ia meminta Sekretaris Kemenpora dan Deputi Pengembangan Industri Olahraga yang baru dilantik memastikan seluruh program kementerian memberikan manfaat nyata bagi atlet, pemuda, dan masyarakat luas.
Pejabat Baru Siap Jalankan Amanah
Sesmenpora Suyadi Pawiro menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen memperkuat pelayanan publik dan mendukung pelaksanaan program-program Kemenpora agar semakin berdampak.
"Sebuah kehormatan bagi saya menjadi bagian yang Pak Menteri percaya. Mudah-mudahan ini menjadi amanah kami dan seluruh jajaran Kemenpora untuk bekerja lebih baik. Selaku Sesmenpora tentu kami akan memberikan pelayanan yang berdampak terhadap masyarakat," kata Suyadi.
Sementara itu, Deputi Pengembangan Industri Olahraga Teuku Arlan Perkasa Lukman menyatakan siap segera beradaptasi dan menjalankan arahan Menpora dalam mengembangkan ekosistem industri olahraga nasional.
"Mudah-mudahan saya bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan Kemenpora, dan saya akan menjalankan arahan dari Pak Menteri dengan baik," ujar Teuku Arlan.