Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

24 June 2026, 09:45 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini, Rabu (24/6/2026) anjlok. Harga emas Antam hari ini turun Rp 18.000.

Mengutip laman Logam Mulia, harga emas antam hari ini dipatok Rp 2.655.000 per gram. Sedangkan pada perdagangan kemarin, harga emas Antam ditetapkan Rp 2.673.000 per gram.

Harga buyback emas Antam juga tersungkur dengan nilai yang lebih rendah. Harga buyback emas Antam hari ini terpangkas Rp 36.000 menjadi Rp 2.372.000 per gram.

Sebagai informasi, harga buyback merupakan harga yang berlaku jika pemilik emas menjual kembali emasnya kepada Antam. Dengan demikian, Antam akan membeli emas tersebut seharga Rp 2.372.000 per gram.

Harga emas Antam pernah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis, 29 Januari 2026, yakni sebesar Rp 3.168.000 per gram. Sementara itu, harga buyback saat itu berada di level Rp 2.989.000 per gram.

Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki tingkat akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi masyarakat.

Berikut daftar harga emas Antam terbaru:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 1.377.500
  • Harga emas 1 gram: Rp 2.655.000
  • Harga emas 2 gram: Rp 5.260.000
  • Harga emas 3 gram: Rp 7.872.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 13.090.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 26.100.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 65.085.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 130.005.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 259.860.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 649.340.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 1.298.400.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 2.595.600.000.

Harga Emas Dunia

Harga Emas Dunia

Sebelumnya, harga emas dan perak anjlok pada Selasa, 23 Juni 2026 (Rabu pagi Jakarta). Koreksi harga emas dan perak seiring aksi jual global saham teknologi yang dipicu oleh kekhawatiran kenaikan suku bunga berdampak pada logam mulia.

Mengutip CNBC, Rabu, (24/6/2026), kontrak berjangka emas turun 1,3% menjadi US$ 4.149,40 per ounce. Sementara itu, kontrak berjangka perak merosot lebih dari 5% menjadi US4 62,07 per ons.

Sejak pecahnya perang Amerika Serikat (AS)-Iran pada 28 Februari, reputasi emas sebagai aset safe-haven pada masa-masa sulit telah tertekan karena beberapa faktorpendorong kenaikannya dipertanyakan.

Pertemuan the Federal Reserve (the Fed) yang tak terduga dan cenderung hawkish yang dipimpin oleh Kevin Warsh pekan lalu meningkatkan harapan kenaikan suku bunga akhir tahun. Hal ini semakin menekan harga emas karena prospek suku bunga yang lebih tinggi membebani logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil ini.

Prospek Harga Emas

Prospek Harga Emas

Sementara itu, wall street juga mengubah pandangannya terhadap emas, setelah beberapa bank menurunkan perkiraan harga logam mulia itu menyusul pertemuan pertama Warsh.

Di sisi lain, target harga emas Bank of America sebelumnya sebesar US$ 6.000 per ons tampaknya tidak mungkin tercapai sekarang. Hal ini seiring latar belakang inflasi tetap "tidak nyaman". "Kemungkinan ini akan mendorong kebijakan moneter yang lebih ketat," ujar Analis Bank of America, Michael Widmer.

Selain itu, Deutsche Bank dalam sebuah catatan yang diterbitkan pada Selasa pekan ini merevisi target harga emas menjadi US$ 4.300 pada kuartal ketiga jika the Federal Reserve (the Fed) tetap mempertahankan suku bunga ini. Hal tersebut sambil menguraikan risiko tiga hingga empat kenaikan suku bunga the Fed dapat menurunkan harga emas hingga US$ 3.800 per ons.

Sumber : Liputan6.com