6 Fakta Film Cerita Lila: Shareefa Daanish Belajar Menjahit Hingga Joshua Khubani di Balik Layar
14 June 2026, 21:00 WIB
Ada banyak fakta dari balik layar film Cerita Lila yang dibintangi Shareefa Daanish, Lutesha, hingga Sara Wijayanto. Film ini diangkat dari penelusuran Sara Wijayanto dan tim dalam konten Diary Misteri Sara di kanal YouTube. Konten ini viral lantaran mendulang 11 jutaan views. Kini, penelusuran di Bogor, Jawa Barat, itu dialihwahanakan ke layar lebar dan siap menghantui bioskop mulai 18 Juni 2026. Dalam Cerita Lila karya sineas Bobby Prasetyo, Lutesha sebagai Tari, ibu satu anak, Nia (Myesha Lin), yang tengah menggugat cerai suami.
Tari menyambung hidup sebagai agen properti. Suatu hari, ia ditugasi menjual rumah tua. Apes, rusun tempat Tari dan Nia tinggal terbakar. Mau tak mau, ibu dan anak ini tinggal di rumah tua tersebut untuk sementara. Sejak tinggal di rumah itu, Nia mengaku punya teman baru, bernama Lila (Firzanah Alya). Kepada Showbiz Liputan6.com di Epicentrum XXI Jakarta Selatan, 12 Juni 2026, Lutesha menggambarkan, Tari menggugat cerai karena suami tepergok selingkuh. Sejak itu, hidupnya sengsara dan masalah tak henti mendera.
"Tari lagi memperebutkan hak asuh, ditambah lagi dia harus menjual rumahnya Rahma, diganggu Rahma dan gangguan lainnya. Dari karakter aku, yang paling susah yaitu eskalasi emosi, dari bawah sampai klimaks," beri tahu Lutesha.
"Yang paling seru adegan kesurupan. Mengejar-ngejar Nia seru," ia menyambung. Perfoma Lutesha dan Shareefa Daanish dalam Cerita Lila panen pujian. Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini menghimpun 6 fakta film Cerita Lila.
1. Lutesha Kesurupan Pakai Rigging Kamera
Kesurupan salah satu adegan yang membekas di benak Lutesha hingga kini. "Ada satu teknik di mana badanku di-rigging kamera, jadi aku harus lari dan kameranya cukup berat. Berapa kilo itu menempel di badanku. Itu harus koordinasi dengan penata kamera," kenangnya.
Meski berat, Lutesha berhasil mengeksekusi adegan ini dengan brilian. Adegan lain yang menguras mental, saat mencoba (maaf) gantung diri pakai kain. Air mukanya tampak depresif dan air mata berlinang. Tergambar jelas beban hidup di wajah Lutesha.
2. Wafda Saifan 3 Scene Tapi Berat
Dalam Cerita Lila ada tokoh Bima. Versi muda dimainkan Wafda Safan, saat Bima tua diperankan Whani Darmawan. Mulanya, Wafda Safan santai karena berpikir hanya tampil dalam tiga scene. Ternyata berat karena menghadapi dilema percintaan yang berakhir tragis.
"Ternyata scene-nya berat banget Pak. Dan sangat penting. Saya pikir, oh oke kita have fun aja (di lokasi syuting). Ternyata... susah Pak nyari duit!" Wafda Safan membeberkan. Meski tiga adegan, sang aktor membawa background yang berdampak ke seluruh cerita.
3. Ketika Shareefa Daanish Belajar Menjahit
Horor jelas bukan genre baru bagi Shareefa Daanish. Memerankan setan juga sudah sering untuknya. Namun, Rahma dalam Cerita Lila punya tempat spesial di hati Shareefa Daanish. Mengingat, ada sejumlah tugas yang harus dibereskan sebelum syuting.
"Selain harus belajar menjahit, yang paling berat ada satu scene bagaimana caranya mencapai emosi tersebut. Sangat kejam dan keji yang bisa manusia lakukan. Mengumpulkan begitu banyak emosi negatif agar saya bisa sampai ke sana (adegan puncak)," akunya.
4. Dukungan Show Token untuk Cerita Lila
Cerita Lila merupakan hasil kolaborasi rumah produksi MVP Pictures dengan Legacy Pictures, Folago Pictures, PK Films, dan Show Token, platform hiburan berbasis teknologi yang mendukung karya anak bangsa. Cerita Lila salah satu film yang didukung Show Token.
Kepada awak media, COO Show Token, Joshua Khubani menjelaskan, "Setelah Cerita Lila, kami ada sekitar 30 judul film sedang dalam taraf diskusi. Tak hanya horor, tapi juga komedi dan drama. Yang penting ceritanya layak diceritakan dan pasarnya nyata."
5. 3 Alasan Show Token Dukung Cerita Lila
Joshua Khubani, mengungkap keputusan berinvestasi dalam Cerita Lila didasari setidaknya tiga pertimbangan. Pertama, kuatnya intellectual property (IP) yang jadi gagasan cerita. Sara Wijayanto punya komunitas penggemar solid dan berperan besar dalam perjalanan film ini.
Kedua, rekam jejak MVP Pictures. Terakhir namun tak kalah penting, konfigurasi pemain berkualitas. "Kita tahu, rumah produksi MVP Pictures sangat legendaris dengan jajaran cast yang juga kuat. Karena itu kami bergabung dan berinvestasi di film ini," paparnya.
6. Myesha Lin Ketagihan Main Kompor
Daya tarik Cerita Lila lainnya, peforma aktris cilik Myesha Lin. Sebagai Nia, interaksinya dengan Lutesha sangat natural. Salah satu adegan berat, saat menyalakan kompor di rumah susun dan adegan tercekik. Omong-omong soal kompor, ia deg-degan.
"Sama ada akting saat kebakaran. Kan aku menyalakan kompor ceritanya. Aku deg-degan pas mau menyalakan kompor, karena kayak disengat, takut benaran kebakaran. Ternyata lama-lama malah ketagihan," Myesha Lin bercerita lalu tertawa.