Susul Indonesia, Kanada Larang Anak di Bawah 16 Tahun Main Medsos
11 June 2026, 12:00 WIB
Kanada mengambil langkah tegas demi melindungi generasi muda. Mengikuti jejak Australia, Indonesia, dan Malaysia, pemerintah Kanada resmi memperkenalkan undang-undang baru yang melarang anak di bawah usia 16 tahun memiliki akun media sosial.
Regulasi ketat 'Safe Social Media Act (Undang-Undang Media Sosial yang Aman)' ini diumumkan langsung oleh Menteri Identitas dan Kebudayaan Kanada, Marc Miller.
Tidak hanya membatasi usia pengguna, aturan ini juga memperketat pengawasan terhadap platform media sosial dan kecerdasan buatan (AI). Demikian sebagaimana dikutip dari Engadget, Kamis (11/6/2026).
Lewat undang-undang ini, perusahaan teknologi raksasa dipaksa memutar otak. Mereka diwajibkan merancang ulang produk mereka agar lebih aman bagi anak-anak.
Platform digital kini memikul tanggung jawab besar untuk menghapus konten deepfake serta materi yang mengeksploitasi atau memicu trauma ulang pada anak korban kekerasan seksual. Demi menekan penyebaran konten berbahaya, pemerintah Kanada juga mewajibkan penyediaan:
- Label khusus untuk konten hasil rekayasa AI.
- Mekanisme pelaporan konten berbahaya yang lebih jelas dan responsif.
- Fitur pemblokiran pengguna yang lebih efektif.
Bagaimana Nasib Chatbot AI?
Berbeda dengan media sosial yang ditutup rapat bagi anak di bawah 16 tahun, layanan chatbot AI justru lepas dari jerat pembatasan usia. Pemerintah Kanada memiliki alasan sendiri terkait pembedaan ini.
"Dampak buruk chatbot belum banyak diteliti seperti halnya media sosial. Chatbot juga tidak memiliki peran sosial yang sama di masyarakat," ujar Miller dalam konferensi pers.
Meski demikian, bukan berarti teknologi AI melenggang tanpa pengawasan. Safe Social Media Act tetap menyertakan aturan ketat untuk mengantisipasi potensi bahaya dari chatbot AI. Langkah ini diduga kuat sebagai respons atas insiden penembakan Tumbler Ridge, yang melibatkan cara kerja teknologi besutan OpenAI.
Di bawah undang-undang baru ini, platform AI wajib memitigasi risiko agar chatbot mereka tidak menyebarkan konten berbahaya atau menunjukkan perilaku menyimpang. Selain itu, pengembang AI harus menyediakan "tindakan darurat" untuk mengatasi situasi krisis dengan cepat.
Pengawasan Ketat Komisi Khusus
Detail mengenai standarisasi dan aturan teknis di luar batas usia 16 tahun nantinya akan dirumuskan oleh Digital Safety Commission of Canada (Komisi Keselamatan Digital Kanada). Lembaga independen ini dibentuk khusus melalui undang-undang terpisah.
Komisi ini tidak hanya berfungsi sebagai pengawas dan penegak hukum bagi platform yang nakal, tetapi juga memiliki wewenang untuk memberikan pengecualian.
Syaratnya, platform tersebut harus mampu membuktikan bahwa mereka memiliki sistem proteksi yang "sangat aman dan memadai" bagi anak-anak.