Ranking Jersey Piala Dunia 2026, Mana Tim Berdesain Terbaik dan Terburuk?
30 May 2026, 09:01 WIB
Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tinggal dua pekan lagi. Namun, jelang pembukaan turnamen akbar pada 11 Juni 2026 ini, publik dinilai kurang antusias.
Dikutip dari Euronews, Jumat, 29 Mei 2026, dari harga tiket yang sangat mahal hingga membuat badan sepak bola dunia menghadapi tekanan hukum yang semakin besar, turnamen ini dinilai semakin terasa elitis dan berantakan. Lalu, ada klaim netralitas politik FIFA yang dianggap runtuh akibat sikap Presiden FIFA Gianni Infantino yang dinilai terlalu dekat dengan penerima FIFA Peace Prize, Donald Trump.
Federasi Sepak Bola Iran bahkan menyatakan bahwa mereka tidak bisa berharap menyambut Piala Dunia dengan optimisme, mengingat situasi geopolitik saat ini dan kembali terjadinya serangan defensif. Selain itu, lebih dari 120 organisasi mengeluarkan peringatan perjalanan bagi pengunjung Piala Dunia di Amerika Serikat.
Di tengah polemik tersebut dan sebagai hiburan, Euronews Culture meninjau jersey dari 48 tim peserta Piala Dunia tahun ini dan memilih desain terbaik sekaligus terburuk yang akan tampil di lapangan.
TERBAIK: Argentina -- Jersey Tandang
Desain unik ini dari Argentina ini menampilkan motif dedaunan biru di atas jersey hitam dengan pola yang terinspirasi dari seni Fileteado. Gaya tradisional yang identik dengan garis dekoratif dan simetri ini biasa ditemukan di Buenos Aires, menghiasi papan toko, poster, bangunan, hingga taksi. Jersey ini menjadi cara sempurna untuk menghormati budaya masyarakat Porteos sekaligus tampil garang.
TERBURUK: Amerika Serikat -- Jersey Kandang
Jersey tahun ini dinilai lebih baik dibanding desain putih polos pada 2022. Namun, garis merah-putih bergelombang terasa terlalu literal untuk negara tuan rumah bersama.
Terlebih di tengah berbagai perayaan ulang tahun ke-250 Amerika Serikat yang penuh nuansa patriotik. Jersey kandang ini sebenarnya selaras dengan jersey tandang yang dipenuhi motif bintang, tapi secara keseluruhan terasa terlalu "Freedom 250".
TERBAIK: Ghana -- Jersey Kandang
Terinspirasi dari Anansi, tokoh cerita rakyat Afrika Barat yang identik dengan kebijaksanaan dan kecerdikan, jersey ini tampil cerah dan cerdas secara desain.
Simbol Black Star di tengah dengan pola retakan menyerupai jaring laba-laba terasa sangat pas mengingat Anansi digambarkan sebagai seekor laba-laba. Sama seperti jersey tandang Argentina, desain Ghana berhasil memadukan tradisi dan fashion dengan sempurna.
TERBURUK: Swedia -- Jersey Tandang
Jersey tandang Swedia sebenarnya jauh lebih menarik dibanding jersey kandang kuning tradisional mereka. Namun pola gelombang pada desain ini, meski cukup halus, justru membuat pusing. Bahkan mengingatkan pada tentakel gurita.
TERBAIK: Prancis -- Jersey Kandang
Prancis hampir selalu berhasil dalam urusan jersey, dan tahun ini pun demikian. Tidak secerah desain Euro 2024 mereka, tetapi jauh lebih elegan. Jersey tahun ini terasa tepat di semua aspek. Warna biru khas Prancis dipadukan motif zig-zag yang keren, kerah putih rapi yang memberi kontras, serta logo bertekstur perunggu yang menambah kesan mewah. Elegan tanpa berlebihan.
TERBURUK: Brasil -- Jersey Tandang
Posisi lambang tim terlihat bagus dan garis kuningnya cukup menonjol. Menarik juga melihat jersey yang bukan buatan Adidas atau Nike, karena desain ini dibuat bersama brand Jordan. Sampai di sini semuanya baik-baik saja.
Namun motif hitam dan biru tua pada jersey justru terlihat seperti noda keringat. Desain ini kabarnya terinspirasi warna peringatan pada katak panah beracun Amazon --- referensi unik yang menarik secara simbolik. Sayangnya, dalam praktiknya desain ini kurang berhasil.
TERBURUK: Inggris -- Jersey Kandang
Desain ini jelas mengambil inspirasi dari era Umbro tahun 1990-an. Meski tidak buruk dipandang, jersey ini termasuk salah satu yang paling membosankan. Belum lagi tulisan "Happy and glorious" di bagian dalam jersey.
TERBAIK: Meksiko -- Jersey Kandang
Berbeda dengan Amerika Serikat, Meksiko sukses besar dengan desain mereka. Jersey hijau ini dihiasi kalender Aztec Piedra del Sol yang terlihat rumit sekaligus memukau. Penggunaan warna bendera nasional secara halus juga bekerja sangat baik. Nilai sempurna.
TERBURUK: Jerman -- Jersey Tandang
Jersey terakhir Die Mannschaft yang diproduksi Adidas sebelum Nike mengambil alih pada 2027 terasa cukup mengecewakan. Jersey kandangnya memang memberi nuansa nostalgia lewat motif berlian hitam, merah, dan kuning ala awal 1990-an, tetapi tetap terasa biasa saja.
Sementara jersey tandangnya juga memakai motif berlian namun malah terlihat seperti screensaver Matrix yang sesak napas. Kerja sama panjang dengan Adidas seharusnya diakhiri dengan ledakan besar, bukan dengan sesuatu yang terasa hambar dan membosankan.
TERBAIK: Nigeria -- Jersey Tandang
Warna bendera? Ada. Desain sederhana namun mencolok dengan kerah stylish yang menyatukan semuanya? Ada. Motif api yang keren? Jelas ada.