Idul Adha 2026 Jadi Trending di X, Warganet Saling Berbagi Ucapan dan Guyonan
27 May 2026, 09:04 WIB
Warga muslim di berbagai negara dunia, termasuk Indonesia saat ini sedang merayakan Idul Adha yang jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026. Kemeriahan pun tak hanya terlihat di dunia nyata, tetapi juga di media sosial (medsos) seperti X (dulunya Twitter) hingga Instagram.
Pantauan tim Tekno Liputan6.com, Rabu (27/5/2026), ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha sudah mulai meramaikan lini masa X dan menjadi trending topic di medsos milik Elon Musk tersebut.
Tak hanya Selamat Hari Raya Idul Adha, kata kunci lainnya yang berhubungan dengan Idul Adha, seperti Eid Mubarak, Minal, Nabi Ibrahim, Quran, Ismail pun trending topic di Indonesia.
Kebanyakan dari warganet saling mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha. Namun tidak hanya itu, guyonan atau meme seputar Idul Adha juga ramai dibagikan oleh warganet.
Berikut adalah rangkuman cuitan warganet di platform media sosial milik Elon Musk tersebut.
"Warga X semua, Taqabbalallahu minna wa minkum. Selamat Hari Raya Idul Adha 2026, semoga Allah SWT menerima amal ibadah qurban kita dan mengampuni segala dosa, aamiin," cuit @H**** di X.
Pengguna akun Twitter @R**** menulis, "Selamat Hari Raya Idul Adha. Kawans semua, Selamat Hari Raya Idul Adha 2026, semoga keikhlasan Nabi Ibrahim dan ketabahan Nabi Ismail selalu menginspirasi hidup kita. Aamiin YRA."
"Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H. Semoga Allah menerima setiap doa yang diam-diam kita langitkan ... Idul Adha bukan cuma tentang berkurban, tapi juga tentang belajar ikhlas, sabar & percaya pada ketetapan Allah," tulis @A di akun Twitter miliknya.
Akun @R**** mencutikan, "Selamat Hari Raya Idhul Adha 10 Zulhijjah 1447. Semoga membawa keberkahan buat semua dalam menumbuhkan rasa cinta dan peduli pada sesama dalam kehidupan bernegara."
Antisipasi Jasa Marga Hadapi Lonjakan Libur Idul Adha
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5181192/original/055179300_1743916780-0a9353c5-b536-4505-ae46-a25091bfe028.jpeg)
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kesiapan layanan operasional Ruas Trans Jawa untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas pengendara pada periode libur Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Antisipasi pengamanan arus lalu lintas ini diproyeksikan berlangsung mulai 27 Mei hingga 1 Juni 2026.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa optimalisasi layanan ini mencakup transaksi, pengaturan lalu lintas, kesiagaan petugas, hingga pemantauan kondisi di lapangan secara real time. Langkah tersebut diambil demi memastikan kelancaran dan kenyamanan para pengguna jalan tol.
"Kami telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman, nyaman dan lancar selama periode libur panjang," kata Ria Marlinda Paallo di Bekasi, Selasa (26/5/2026).
Guna mendukung kelancaran arus kendaraan di gerbang tol utama, pihak pengelola menyiagakan 17 gardu transaksi ke arah Palimanan dan 13 gardu ke arah Jakarta. Skema gardu di Gerbang Tol Cikampek Utama ini nantinya akan dioperasikan secara situasional sesuai dengan perkembangan kondisi arus lalu lintas di lapangan.
Optimalisasi ini dibarengi dengan penyiapan petugas operasional di sejumlah titik yang berpotensi mengalami kepadatan ekstrem. Fokus pemantauan akan diarahkan pada beberapa jalur utama, meliputi Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Palimanan-Kanci, Semarang Seksi A, B, C, hingga Tol Surabaya-Gempol.
Selain kesiapan gerbang transaksi, PT JTT juga menyiagakan puluhan armada layanan lalu lintas yang dipastikan beroperasi selama 24 jam penuh. Manajemen menurunkan 31 unit kendaraan derek, tujuh unit ambulans, enam unit kendaraan penyelamat (rescue), 17 unit Patroli Jalan Raya (PJR), serta 19 unit Mobile Customer Service.
"Armada-armada ini disiagakan untuk mendukung penanganan kondisi darurat, menjaga kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan," ujar Ria.
Kesiagaan Armada Darurat 24 Jam
Pemantauan kondisi pergerakan kendaraan dilakukan secara langsung melalui kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi dengan pusat pengendalian informasi, serta didukung papan informasi digital (Dynamic Message Sign) untuk memberikan rincian situasi terkini kepada pengendara.
PT JTT terus memperkuat koordinasi dengan pihak Kepolisian dan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait untuk mengantisipasi potensi kemacetan. Termasuk di antaranya penerapan rekayasa lalu lintas secara situasional berdasarkan diskresi penuh dari kepolisian di lapangan.
Ria mengimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan perjalanan untuk merencanakan waktu keberangkatan dengan matang, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, dan memeriksa kecukupan saldo uang elektronik.
Pengguna jalan juga diminta memanfaatkan aplikasi Travoy atau pusat panggilan di nomor 14080 untuk memantau rute perjalanan mereka.