Banjir Rendam Puskesmas hingga Permukiman di Palabuhanratu
24 May 2026, 21:40 WIB
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi sejak siang hari memicu banjir luapan di kawasan Palabuhanratu, Minggu (24/5/2026). Akibatnya, fasilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Palabuhanratu serta sejumlah permukiman warga di sekitarnya terendam banjir.
Luapan Sungai Ciranca mulai menggenangi kawasan Kampung Cangehgar, Kelurahan Palabuhanratu, sekitar pukul 16.30 WIB. Hingga Minggu malam, genangan air dilaporkan belum surut dan sempat menghambat aktivitas warga.
Salah seorang warga, Rahmat (28), mengatakan air sungai mulai meluap secara perlahan hingga masuk ke area fasilitas kesehatan dan gang-gang permukiman warga.
"Kalau air naik itu tadi setengah lima sore sudah mulai naik-naik. Hujannya dari siang, sampai sekarang airnya belum surut," ujar Rahmat.
Menurutnya, banjir di wilayah tersebut kerap terjadi setiap kali Palabuhanratu diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu lama. Warga pun khawatir kondisi tersebut dapat mengganggu pelayanan kesehatan di kawasan puskesmas.
Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Palabuhanratu, Hendriana, membenarkan bahwa luapan dari hulu Sungai Ciranca telah merendam sejumlah rumah warga di Kampung Cangehgar.
"Air meluap sampai masuk ke rumah penduduk, termasuk rumah Bu Titin yang berada di dalam gang dekat kawasan puskesmas. Depan Puskesmas juga ikut terendam," jelas Hendriana.
Imbau Warga Waspada
Menanggapi situasi tersebut, pihak kecamatan bersama otoritas terkait langsung melakukan pemantauan untuk mendata dampak banjir serta menyiapkan langkah evakuasi apabila debit air terus meningkat.
Hendriana juga mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan rawan banjir agar meningkatkan kewaspadaan.
"Kami mengimbau dengan sangat kepada seluruh warga yang berada di bantaran sungai maupun titik rawan banjir lainnya di Palabuhanratu agar tetap waspada, mengingat intensitas curah hujan diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan," tegasnya.
Saat ini, Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu bersama tim gabungan masih terus berkoordinasi di lapangan guna melakukan penanganan darurat dan mengantisipasi potensi banjir susulan.