Banjir Bandang Datang Tiba-Tiba di Curug Sukabumi, Wisatawan Terseret Arus

23 May 2026, 16:54 WIB
Banjir Bandang Datang Tiba-Tiba di Curug Sukabumi, Wisatawan Terseret Arus

Banjir bandang menerjang wisata Curug Cikaso, Kampung Ciniti, Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi. pada Jumat (22/5/2026) sore. Sejumlah wisatawan yang sedang berada di bantaran sungai sempat terseret arus deras.

Peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba. Sebelum kejadian, debit air sungai terpantau normal dan masih dianggap aman bagi pengunjung. Petugas pintu masuk Curug Cikaso, Gojal, mengatakan banjir bandang datang tanpa tanda-tanda sebelumnya.

"Kejadian sekitar pukul 15.30 WIB. Dari pukul 15.00 WIB ke bawah air masih normal," ujar Gojal, Sabtu (23/5/2026).

Saat kejadian, kawasan wisata tersebut tidak terlalu ramai. Di lokasi terdapat empat pelajar putri dari salah satu SMK di Kecamatan Jampangkulon, sejumlah pesepeda, serta beberapa wisatawan lain yang sedang beristirahat.

Insiden bermula ketika empat pelajar itu hendak berswafoto di sekitar curug. Tiba-tiba arus deras dari hulu datang dan menyeret dua pelajar.

Beruntung, dua pelajar lainnya berhasil dievakuasi lebih dulu oleh petugas Balawista sebelum arus semakin besar.

Gojal sudah mengingatkan petugas Balawista untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengimbau pengunjung agar berhati-hati. "Saya sebelumnya sudah mengingatkan petugas Balawista agar selalu waspada dan mengingatkan pengunjung supaya hati-hati," katanya.

Banjir Bandang Terjang Curug Cikaso Sukabumi, Sejumlah Wisatawan Sempat Terseret Arus

Evakuasi Wisatawan Terseret Arus

Suasana di lokasi sempat mencekam ketika suara gemuruh air bercampur material kayu dan ranting dari arah hulu memicu kepanikan pengunjung.

Melihat adanya korban terseret arus, petugas Balawista, warga setempat, pesepeda, hingga pengemudi perahu wisata langsung melakukan evakuasi bersama.

Seluruh pengunjung yang sempat terseret akhirnya berhasil diselamatkan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Hari itu pengunjung tidak terlalu ramai. Selain empat pelajar itu, ada juga dua turis asing, tetapi mereka berada di lokasi aman. Alhamdulillah semua selamat, termasuk berkat bantuan para pesepeda dan Balawista," ungkapnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi wisatawan agar selalu waspada saat berwisata di kawasan alam terbuka. Banjir bandang dapat terjadi secara mendadak meski cuaca di lokasi terlihat cerah, karena dipicu hujan deras di wilayah hulu sungai.

Sumber : Liputan6.com