BRI Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan Berkedok KUR, Jangan Bagikan Data Pribadi
07 May 2026, 10:14 WIB
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap maraknya penawaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI melalui tautan tidak resmi maupun media sosial. BRI menegaskan, informasi semacam itu merupakan modus penipuan yang mengatasnamakan perseroan.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya memastikan bahwa berbagai informasi yang beredar tersebut bukan berasal dari BRI dan tidak berkaitan dengan layanan ataupun operasional perusahaan.
"Seluruh proses pengajuan KUR BRI dapat diakses masyarakat melalui Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit, Teras BRI serta BRILink Agen atau menghubungi tenaga pemasar BRI di seluruh Indonesia, dan tidak dipungut biaya apa pun di awal," ujar Akhmad.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5580001/original/009380300_1778123633-BRI._Hoax_News_1.jpg)
Terkait hal itu, BRI meminta masyarakat agar tidak mengakses atau mengeklik tautan yang tidak resmi. Perseroan juga menegaskan tidak pernah meminta data rahasia nasabah, seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP dalam situasi apa pun. Menurut BRI, setiap permintaan atas data tersebut dapat dipastikan sebagai indikasi penipuan.
BRI juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan penawaran yang menjanjikan pencairan cepat dengan persyaratan yang tidak wajar. Untuk memastikan kebenaran informasi, masyarakat diminta selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi BRI, termasuk situs web resmi, akun media sosial resmi, dan Contact BRI.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5580002/original/020899600_1778123633-BRI_Hoax_News_2.jpg)
Akhmad menambahkan, BRI secara konsisten terus memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai literasi keuangan dan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan digital. Di saat yang sama, BRI juga aktif berkoordinasi dengan otoritas dan pihak terkait untuk menindaklanjuti modus penipuan yang mencatut nama perusahaan.
"Perseroan secara konsisten memperkuat upaya edukasi kepada masyarakat terkait literasi keuangan dan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan digital. Selain itu, BRI juga aktif berkoordinasi dengan otoritas dan pihak terkait dalam rangka menindaklanjuti modus penipuan yang menyalahgunakan nama perusahaan," imbuh Akhmad.
BRI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan layanan perbankan serta kepercayaan masyarakat, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik.