Pegadaian Luncurkan PURE Movement, Daur Ulang Seragam Jadi Peluang Ekonomi
30 April 2026, 08:35 WIB
PT Pegadaian menghadirkan inisiatif baru di bidang keberlanjutan dengan meluncurkan program PURE (Pegadaian Uniform REcycle) Movement. Program ini menjadi langkah konkret perusahaan dalam mengelola limbah tekstil melalui daur ulang seragam kerja lama karyawan menjadi material kain yang lebih bermanfaat.
Peluncuran PURE Movement dilakukan di Pegadaian Tower, Jakarta, bertepatan dengan peringatan Hari Bumi Sedunia pada 22 April 2026. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun ke-125 Pegadaian.
Daur Ulang Seragam Jadi Gerakan Sirkular
Pada tahap awal, program ini menargetkan pengumpulan seragam bekas dari karyawan kantor pusat dengan total mencapai 500 kilogram dalam waktu satu bulan. Seragam yang terkumpul nantinya akan diolah kembali menjadi bahan tekstil baru melalui kerja sama dengan pihak ketiga.
Direktur Human Capital PT Pegadaian, Tribuana Tunggadewi, menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga mendorong perubahan budaya di internal perusahaan.
"Melalui PURE Movement, kami mengubah momentum pergantian seragam menjadi aksi sirkular yang nyata. Kami tidak hanya fokus pada pengurangan limbah, tetapi juga membangun kesadaran akan tanggung jawab atas setiap aset perusahaan yang kita gunakan. Seragam ini akan diolah kembali oleh mitra pihak ketiga menjadi produk tekstil baru," ujar Dewi.
Lebih lanjut, Dewi menekankan bahwa langkah daur ulang ini diambil untuk menjaga integritas brand perusahaan. Mengingat seragam kantor dilengkapi dengan atribut logo resmi, distribusi langsung kepada pihak luar berisiko menimbulkan penyalahgunaan identitas perusahaan. Oleh karena itu, mengubahnya kembali menjadi serat kain adalah solusi paling aman dan bertanggung jawab.
Dorong UMKM dan Ekonomi Sirkular
Program ini juga mengintegrasikan aspek lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian, Eka Pebriansyah, mengungkapkan bahwa kain hasil olahan daur ulang tersebut nantinya akan didistribusikan kepada ribuan UMKM binaan Pegadaian yang tergabung dalam ekosistem GadePreneur.
"Ini adalah kolaborasi yang selaras dengan semangat Hari Bumi dan usia Pegadaian yang ke-125 tahun. Saat ini, terdapat 12.000 UMKM yang terkoneksi dalam GadePreneur, di mana 2.000 di antaranya tengah menjalani program pendampingan intensif. Kami akan mengurasi pelaku UMKM di bidang fesyen untuk memanfaatkan kain hasil daur ulang ini sebagai bahan baku karya mereka," ungkap Eka.
Melalui PURE Movement, Pegadaian membuktikan bahwa limbah perusahaan dapat diubah menjadi peluang ekonomi (value co-creation) bagi masyarakat. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Pegadaian dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk menjaga kelestarian bumi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif.