Selat Hormuz Dibuka, 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas

18 April 2026, 13:00 WIB
Selat Hormuz Dibuka, 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas

PT Pertamina International Shipping (PIS) siaga melakukan pemantauan secara intensif dan menyiapkan perencanaan pelayaran (passage plan) yang aman agar kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat melintasi Selat Hormuz, seiring dengan diumumkannya pembukaan jalur tersebut oleh Iran.

"Strategi yang disiapkan meliputi penyusunan rute, identifikasi risiko, navigasi elektronik, serta penyiapan rencana kontijensi," kata Pjs Corporate Secretary Pertamina International Shipping, Vega Pita, Sabtu (18/4/2026).

Saat ini PIS secara aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, salah satunya dengan Kementerian Luar Negeri yang sangat membantu menjalin komunikasi diplomatik dengan otoritas terkait. Selain itu, perusahaan juga berkoordinasi dengan perusahaan asuransi, ship management, pemilik kargo, serta otoritas setempat, guna memastikan seluruh prosedur perizinan dapat terpenuhi dengan baik.

Prioritas perusahaan tetap pada keselamatan awak kapal, serta keamanan kapal dan seluruh muatannya.

Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok

Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok

Sebelumnya, harga minyak anjlok pada perdagangan hari Jumat (Sabtu waktu Jakarta) setelah menteri luar negeri Iran menyatakan Selat Hormuz sepenuhnya terbuka selama gencatan senjata antara Israel dan Lebanon, meningkatkan harapan bahwa gangguan pasokan besar-besaran akan mereda.

Komentar Menteri Luar Negeri Seyed Abbas Araghchi mengenai X menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump , yang mengatakan pada Kamis malam bahwa perang dengan Iran, yang dimulai pada 28 Februari, seharusnya segera berakhir.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (18/4/2026), harga minyak mentah AS untuk pengiriman Mei turun hampir 12% dan ditutup pada harga USD 83,85 per barel. Patokan harga minyak internasional Brent untuk pengiriman bulan Juni turun 9% dan ditutup pada harga USD 90,38 per barel.

Dalam unggahan media sosial tersebut, Araghchi mengatakan bahwa kapal-kapal yang melintasi jalur perairan penting itu harus berlayar mengikuti rute terkoordinasi yang ditentukan oleh otoritas maritim Iran.

Trump menanggapi hal itu pada hari Jumat melalui unggahan di Truth Social dengan mengucapkan terima kasih kepada Iran karena telah membuka selat tersebut. Namun, dalam unggahan media sosial kedua, ia mengatakan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran akan tetap "BERLAKU PENUH" hingga AS mencapai kesepakatan dengan Iran.

Gencatan Senjata

Gencatan Senjata

Israel dan Lebanon sepakat pada hari Kamis untuk gencatan senjata selama 10 hari yang dimulai pukul 5 sore waktu setempat. Israel telah menyerang Lebanon dalam kampanye militer melawan Hizbullah, sebuah kelompok militan yang bersekutu dengan Iran. Konflik antara kedua kelompok tersebut telah menghambat negosiasi AS dengan Iran.

Trump mengatakan dalam sebuah unggahan di Truth Social bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun akan diundang ke Gedung Putih untuk apa yang ia sebut sebagai pembicaraan bermakna pertama antara kedua negara sejak tahun 1983.

Sumber : Liputan6.com