Rossa Datangi Bareskrim Polri, Laporkan Akun Medsos Penyebar Pencemaran Nama Baik

17 April 2026, 18:19 WIB
Rossa Datangi Bareskrim Polri, Laporkan Akun Medsos Penyebar Pencemaran Nama Baik

Rossa mendatangi gedung Bareskrim Polri Jakarta didampingi tim manajemen serta kuasa hukumnya. Kedatangan pelantun lagu "Terlalu Cinta" ini bertujuan memberikan keterangan terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan sejumlah akun medsos.

Kuasa hukum Rossa, Natalia Rusli, merasa langkah hukum perlu diambil mengingat serangan di medsos telah melampaui batas kewajaran. Ia menjelaskan tindakan ini juga bertujuan mengedukasi masyarakat agar bijak bermedsos.

"Hari ini sebetulnya lebih enak manajemen saya yang bicara, karena saya di sini hanya memberi apa namanya... kayak persetujuan. Karena manajemen saya bermaksud mengusut hal-hal yang memang akhirnya jadinya merugikan nama baik saya. Nanti saya di sini hanya memberikan keterangan," ujar Rossa di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (17/4/2026).

"Kita sudah menerima puluhan akun yang sudah men-take down dan meminta maaf kepada manajemen Mbak Rossa. Mbak Rossa menyambut baik itikad baik itu. Dalam hal ini sekali lagi, saya selaku kuasa hukum dari manajemen Mbak Rossa, hanya ingin mengedukasi kepada masyarakat Indonesia, alangkah baiknya menggunakan media sosial itu dengan baik dan benar," Natalia melanjutkan.

Langkah yang diambil bukan didasari perasaan sakit hati secara personal, melainkan demi ketertiban umum di dunia maya. Natalia menekankan pentingnya menghentikan normalisasi terhadap tindakan perundungan atau bullying yang kerap terjadi di medsos.

"Ini penting untuk tidak ada normalisasi atas penggunaan media sosial yang tidak bertanggung jawab. Jadi sekali lagi, ini bukan urusan personal, ini demi kepentingan masa depan bangsa. Bahwa siapapun bebas berkarya tapi jangan melanggar hak-hak orang lain. Jadi sekali lagi, posisi Teh Ocha dalam hal ini berharap bahwa dengan langkah yang kita lakukan ini, kita semua makin cerdas dalam bermedia sosial. Itu yang penting," ungkapnya.

Mengganggu Sih, Mengganggu

Mengganggu Sih, Mengganggu

Rossa terganggu karena adanya motif ekonomi di balik penyebaran konten negatif tersebut. Ia mengungkap adanya indikasi penggunaan akun bodong atau buzzer yang sengaja menjatuhkan namanya demi mendapat keuntungan.

"Mengganggu sih, mengganggu. Tapi maksudnya kalau buat aku mungkin bukan personal, karena orang kalau ngomongin orang lain itu sudah biasa. Tapi manajemen saya bilang bahwa 'Kok ini malahan ada banyak buzzer, ada banyak clipper yang kemudian diberikan link-link untuk afiliasi'. Jadi semacam clickbait. Tapi link-nya adalah untuk jualan mereka pribadi. Kan itu tidak sehat," jelas Rossa.

Menjelekkan Orang

Menjelekkan Orang

Rossa khawatir perilaku menjatuhkan nama orang lain demi konten pribadi dianggap lumrah oleh generasi mendatang. Pemilik nama asli Sri Rossa Roslaina Handayani ini ingin memberikan contoh setiap orang memiliki hak untuk melindungi kehormatannya.

"Aku berpikir 'Ya juga ya.' Anak aku pun nanti akan besar, anak-anak kita semua juga akan besar. Jangan sampai hal seperti ini menjadi normal. Bahwa menjelekkan orang itu ya enggak apa-apa, 'Ini kan media sosial saya.' Tapi yang dipakai nama orang lain. Kalau kamu mau menjelekkan namamu sendiri silakan. Tapi ini kan nama orang lain," tutur Rossa.

Artinya Ada Pembelajaran

Meski menempuh jalur hukum, Rossa tetap membuka pintu maaf bagi mereka yang telah menyadari kesalahan dan menghapus konten negatif. Namun, Rossa dengan tegas menolak segala bentuk perundungan yang tidak berdasar di medsos.

"Artinya ada pembelajaran. Karena hidup enggak mungkin benar terus. Kita bukannya anti kritik, tapi harus dibedakan mana kritik mana bully. Kritik tentunya harus diterima dengan baik, tapi kalau bully-an mari kita bilang 'Tidak' pada bully-an. Siapapun tidak berhak untuk di-bully," pungkas Rossa.

Sumber : Liputan6.com