Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Insentif Guru ASN dan Honorer
16 April 2026, 20:05 WIB
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan insentif untuk guru ASN dan guru honorer. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 14 April 2026.
Berikut isi unggahannya:
"Pemerintah Hadir Menyalurkan Bantuan Insentif untuk GURU ASN,GURU NON ASN Dan Pegawai Negeri Sipil Beserta GURU HONORER
Bantuan Sebesar Rp. 2.100.000 Dicairkan Serentak Di Seluruh Wilayah Indonesia
Untuk Mendapatkan bantuannya,Silahkan Daftar di Link Resmi "
Postingan menyertakan poster dengan tulisan:
"BANTUAN INSENTIF
HADIR UNTUK ASN, GURU HONORER & PEGAWAI NEGERI
Guru Hebat, Indonesia Kuat.
Untuk dapatkan bantuan langsung daftar dengan cara klik link daftar
DI CAIRKAN SERENTAK DI SELURUH INDONESIA
BANTUAN SEBESAR RP.2.100.000"
Unggahan disertai menu daftar. Jika menu tersebut diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi seperti nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran bantuan insentif untuk guru ASN dan guru honorer? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim pendaftaran bantuan insentif untuk guru ASN dan guru honorer. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Antaranews berjudul "Kemendikdasmen imbau waspadai laman palsu seputar bantuan insentif " yang tayang pada 1 September 2025
Dalam artikel ini dijelaskan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengimbau masyarakat, khususnya para guru agar mewaspadai sejumlah laman palsu berujung phising terkait bantuan insentif guru non-ASN sebesar Rp2,1 juta.
Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen Yudhistira Nugraha meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan pesan, email atau link mencurigakan yang mengatasnamakan pihak tertentu dari Kemendikdasmen.
"Waspada phising, jangan mudah percaya dengan pesan, email, atau link mencurigakan yang mengatasnamakan pihak tertentu. Phising adalah upaya penipuan untuk mencuri data pribadi seperti password, OTP, atau informasi keuangan," kata Yudhistira di Jakarta pada Senin 1 September 2025.
Lebih lanjut, pihaknya pun memberikan tips agar terhindar link penipuan phishing, yakni selalu mengecek alamat email/nomor pengirim, jangan klik link mencurigakan, mengaktifkan verifikasi dua langkah, serta menyimpan data pribadi hanya di aplikasi resmi.
Yudhistira juga menyebutkan beberapa laman yang melakukan phising, di antaranya daftar.form-gtkdikdasmen.com, layanan.form-gtkdikdasmen.com, intensif.gtk-dikdasmen.com, intensif.gtkdikdasmen.com.
"Domain ini berusaha mencuri data pribadi Anda. Mohon berhati-hati dan pastikan hanya mengisi informasi pada laman resmi kementerian," ujarnya.
Adapun informasi mengenai bantuan insentif maupun bantuan subsidi upah (BSU) informasi resminya hanya dapat dilihat di Info GTK pada tautan https://info.gtk.dikdasmen.go.id/.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti mengumumkan insentif untuk guru honorer mengalami kenaikan menjadi Rp400 ribu setiap bulannya mulai 2026. Insentif honorer ini dilakukan dengan mekanisme transfer langsung ke rekening guru yang tercantum dalam Dapodik.
Dia mengatakan kenaikan insentif guru honorer pada tahun depan tersebut sebesar Rp 100 ribu apabila dibandingkan dengan insentif yang disalurkan untuk tahun 2025, yakni sebesar Rp 300 ribu.
Sumber:
https://www.antaranews.com/berita/5079529/kemendikdasmen-imbau-waspadai-laman-palsu-seputar-bantuan-insentif
https://www.liputan6.com/news/read/6235276/kabar-gembira-insentif-guru-honorer-2026-jadi-rp-400-ribu
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran bantuan insentif untuk guru ASN dan guru honorer, tidak benar.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.