Kemlu RI: 236 WNI Masih Bertahan di Iran, Evakuasi Tahap Ketiga Terus Berjalan
16 April 2026, 16:37 WIB
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyatakan masih terdapat 236 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran, di tengah upaya evakuasi yang terus dilakukan secara bertahap.
Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (16/4/2026), menyampaikan bahwa pemerintah telah menyelesaikan evakuasi tahap ketiga bagi WNI dari wilayah tersebut.
Sebanyak 45 WNI dievakuasi pada tahap ketiga ini. Mereka diberangkatkan dari Teheran pada 12 April melalui jalur darat menuju Baku, Azerbaijan, sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta menggunakan penerbangan komersial.
Proses pemulangan dilakukan dalam tiga gelombang. Kloter pertama yang terdiri dari 14 orang tiba di Jakarta pada 14 April, disusul kloter kedua berjumlah 9 orang pada 15 April. Sementara kloter ketiga dijadwalkan tiba pada Kamis petang.
Selain itu, masih terdapat 13 anak buah kapal (ABK) yang saat ini berada di Baku dan menunggu jadwal penerbangan selanjutnya untuk kembali ke Indonesia.
Setibanya di Tanah Air, para WNI yang telah dievakuasi diserahkan kepada dinas sosial serta badan penghubung provinsi untuk proses pemulangan ke daerah asal masing-masing.
Berdasarkan data Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran, jumlah WNI yang masih berada di Iran setelah evakuasi tahap ketiga tercatat sebanyak 236 orang. Mayoritas merupakan pelajar dan mahasiswa yang terkonsentrasi di Kota Qom, sementara sisanya adalah pekerja migran Indonesia dan warga yang menikah dengan warga setempat.
Kemlu RI memastikan proses evakuasi akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan situasi keamanan di lapangan serta kesiapan logistik dan transportasi.