Sikap Virgil van Dijk Tuai Kritik Usai Liverpool Tumbang dari PSG
09 April 2026, 15:38 WIB
Eks kiper timnas Inggris Paul Robinson mengkritik sikap Virgil van Dijk saat Liverpool kalah dari PSG di Liga Champions. Ia menilai tindakan sang kapten terhadap rekan setimnya tidak perlu dilakukan.
Liverpool takluk 0-2 dari PSG pada leg pertama perempat final. Gol dari Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia memastikan kemenangan tuan rumah.
Sepanjang pertandingan, lini belakang Liverpool berada di bawah tekanan. PSG mampu menciptakan banyak peluang dan mengontrol jalannya laga.
Situasi tersebut membuat Van Dijk terlihat frustrasi di lapangan. Ia beberapa kali meluapkan emosi kepada rekan setimnya karena kesalahan dalam menjaga pergerakan lawan.
Tekanan PSG Membuat Liverpool Kesulitan
Liverpool kesulitan menghadapi permainan cepat PSG meski sudah menggunakan formasi lima bek. Tim tuan rumah mampu mengubah tempo serangan dengan mudah.
Hal itu membuat lini belakang The Reds kerap kehilangan posisi. Para pemain bertahan terlihat kesulitan mengantisipasi pergerakan lawan.
"Virgil van Dijk sekali lagi mengkritik rekan setimnya. Tidak perlu bagi Van Dijk untuk mengkritik Joe Gomez ketika dia tidak melakukan overlap," kata Robinson.
"Situasi seperti itu tidak membantu tim, terutama ketika tekanan datang dari lawan yang bermain sangat baik," lanjutnya.
Frustrasi Van Dijk Jadi Sorotan
Van Dijk terlihat beberapa kali meluapkan kekesalan kepada rekan setimnya. Ia menyoroti kegagalan tim dalam menjaga pergerakan pemain PSG.
Namun, sikap tersebut justru menuai kritik dari Robinson. Ia menilai sebagai kapten, Van Dijk seharusnya memberikan contoh yang lebih baik.
"Kami harus benar-benar tampil sempurna. Semoga para pendukung kami bisa memainkan peran besar dalam hal itu. Para pendukung adalah tulang punggung klub dan kami berharap mereka bisa mendukung kami," ujar Van Dijk.
"Jika melihat keseluruhan pertandingan, saya pikir kami beruntung hanya kalah 0-2," tegasnya.
Liverpool Masih Punya Peluang
Meski kalah, Liverpool masih memiliki peluang di leg kedua. PSG memang menciptakan banyak peluang, tetapi tidak semuanya berbuah gol.
Kondisi ini membuat peluang kebangkitan tetap terbuka. Namun, tim harus tampil lebih baik untuk membalikkan keadaan.
"Jika melihat keseluruhan pertandingan, kami beruntung hanya kalah dua gol," kata Slot.
"Kami harus bermain lebih baik di leg berikutnya jika ingin lolos," lanjutnya.
Sumber: Liverpool.com