Ledakan Dahsyat di Lapangan Padel Bogor, Bangunan Porak Poranda dan Gedung SD Ikut Rusak
09 April 2026, 15:21 WIB
Ledakan memporakporandakan lapangan padel di Gunungputri, Kabupaten Bogor, Kamis (9/4/2026). Ledakan diduga dipicu tabung gas. Kekuatan ledakan juga merusak bangunan SDN 03 Ciangsana, yang lokasinya berada di sebelah samping kiri lapangan padel tersebut.
Kapolsek Gunung Putri Kompol Aulia Robby Kartika Putra mengungkapkan ledakan terjadi sekitar pukul 05.16 WIB. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara awal, ledakan diduga berasal dari tabung gas di kantin padel.
Polisi menunggu hasil pemeriksaan dari tim Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri. "Kami menunggu hasil dari Puslabfor, nanti perkembangan akan kami sampaikan kembali," ujar Robby.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Rusliandi mengatakan ledakan tabung gas menyebabkan kerusakan cukup parah pada sejumlah bangunan sekolah.
Pagar sepanjang kurang lebih 15 meter hancur dan dinding tangga menuju lantai dua juga mengalami kerusakan cukup parah.
"Dampak ledakan turut merusak ruang belajar. Ada tiga ruang kelas di lantai satu rusak, di lantai dua terdapat dua ruang kelas terdampak, termasuk ruang laboratorium," ungkap Rusliandi melalui keterangannya.
Rusliandi menambahkan, kerusakan di lantai dua didominasi kaca jendela pecah di beberapa ruangan, serta daun jendela bergeser di salah satu ruang kelas.
"Plang nama SDN Ciangsana 03 juga ikut rusak, dan permukaan lapangan sekolah mengalami retakan akibat getaran ledakan," tuturnya.
Tidak Ada Korban Jiwa
Namun begitu, ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Sebab, peristiwa terjadi di luar jam kegiatan belajar mengajar (KBM), sehingga tidak ada siswa maupun tenaga pendidik di lokasi.
"Kejadiannya pagi, belum ada aktivitas apapun di sekolah," terangnya.
Pasca kejadian, sejumlah pihak berwenang langsung melakukan penanganan dan beberapa di antaranya membersihkan puing-puing di lokasi. Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar di SDN Ciangsana 03 diliburkan selama dua hari demi keamanan.