Paul Scholes Blak-blakan! 9 Pemain Manchester United Ini Layak Dijual Musim Panas

07 April 2026, 19:34 WIB
Paul Scholes Blak-blakan! 9 Pemain Manchester United Ini Layak Dijual Musim Panas

Paul Scholes kembali menyita perhatian lewat komentarnya sebagai pundit setelah pensiun pada 2013. Legenda lini tengah Manchester United itu kali ini mengungkap daftar pemain yang sebaiknya dilepas klub pada bursa transfer musim panas.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam podcast The Good, The Bad & The Football. Seperti biasa, pandangan Scholes memancing perdebatan karena dinilai cukup berani dan kontroversial.

Manchester United sendiri menjalani musim yang naik turun dengan berbagai dinamika. Namun, perubahan signifikan mulai terlihat sejak Michael Carrick mengambil alih posisi pelatih dari Ruben Amorim pada Januari lalu.

Dari sisi performa dan hasil, Setan Merah menunjukkan peningkatan yang cukup konsisten. Hal ini berdampak langsung pada posisi mereka di klasemen sementara Premier League.

Saat ini, Manchester United menempati peringkat ketiga dengan tujuh pertandingan tersisa. Posisi tersebut membuka peluang besar bagi mereka untuk mengamankan tiket Liga Champions musim 2026-27.

Meski begitu, Scholes menilai skuad yang ada masih belum cukup kuat untuk bersaing dalam perebutan gelar. Ia pun menyarankan klub melakukan perombakan dengan menjual sejumlah pemain demi meningkatkan kualitas tim.

1. Noussair Mazraoui

1. Noussair Mazraoui

Noussair Mazraoui sempat tampil cukup solid sejak direkrut dari Bayern Munchen pada 2024. Namun, perubahan arah tim membuat perannya kini mulai dipertanyakan di skuad Manchester United.

Kepergian Ruben Amorim turut memengaruhi posisi pemain asal Maroko tersebut dalam sistem permainan. Tanpa skema yang mendukung, Mazraoui dinilai sudah tidak lagi menjadi bagian penting dalam rencana tim.

Ia mengatakan: "Jual. Saya tidak tahu dia cocok di posisi mana. Dia sering dimainkan sebagai bek tengah sisi kanan dan sekarang mereka tidak lagi memakai tiga bek tengah. Jika masih memakai tiga bek tengah, mungkin dia jadi salah satu dari lima atau enam opsi, tapi saya rasa ini saat yang tepat untuk melepasnya."

2. Harry Maguire

2. Harry Maguire

Harry Maguire layak mendapat apresiasi atas kebangkitannya setelah sempat dihujani kritik tajam dan kehilangan ban kapten di Manchester United. Meski begitu, posisinya tetap belum sepenuhnya aman dalam rencana jangka panjang tim.

Paul Scholes menilai klub perlu memprioritaskan opsi lain di lini belakang demi mencapai target besar. Dalam pandangannya, Matthijs de Ligt dianggap sebagai pilihan yang lebih ideal untuk masa depan.

Ia mengatakan: "Saya pikir dia tampil sangat baik dan benar-benar bangkit dari keterpurukan. Apa yang dia lakukan luar biasa, saya sangat senang untuknya, tapi saya memikirkan tim Manchester United yang ingin menjuarai liga dan Liga Champions, dan itu yang seharusnya jadi target. Saya tidak yakin bisa mencapainya dengan Maguire, kecuali ada pemain seperti Rio Ferdinand di sebelahnya, mungkin saja.

"Ini Manchester United, Anda harus bicara soal memenangkan Premier League. Jika dia satu dari empat bek tengah, mungkin masih bisa diterima, tapi saya akan memilih De Ligt sebagai salah satu dari empat itu. Menurut saya mereka cukup mirip, tapi De Ligt sedikit lebih muda dan lebih cepat, jadi saya mungkin akan memilih De Ligt."

3. Patrick Dorgu

3. Patrick Dorgu

Patrick Dorgu mungkin menjadi salah satu nama yang cukup mengejutkan dalam daftar ini. Pasalnya, ia sempat tampil menjanjikan dalam beberapa pertandingan sebelum mengalami cedera pada Januari.

Meski demikian, Paul Scholes menilai kontribusi tersebut belum cukup untuk menjamin tempatnya di dalam tim. Ia bahkan mempertimbangkan untuk melepas Dorgu jika memiliki kendali atas kebijakan transfer klub.

Ia mengatakan: "Mereka merekrutnya sebagai wing-back, tapi dia tidak benar-benar banyak bermain di posisi itu. Saya mungkin akan menjualnya. Saya tidak yakin sebenarnya dia bermain di posisi apa. Kalau pun dipertahankan, dia hanya akan menjadi pemain pelapis."

4. Leny Yoro

4. Leny Yoro

Leny Yoro dikenal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di sepak bola Eropa saat ini. Di usia yang masih 20 tahun, ia sudah mendapat banyak perhatian berkat potensinya yang besar.

Namun, Paul Scholes melihat performa Yoro belum sepenuhnya meyakinkan di level tertinggi. Ia menilai sang pemain masih membutuhkan waktu untuk berkembang, meski situasinya bisa berbeda jika keputusan harus diambil sekarang.

Ia mengatakan: "Saya rasa dia kesulitan. Saya melihat ada sesuatu dalam dirinya, saya pikir dia butuh waktu, tapi jika harus membuat keputusan sekarang, saya mungkin akan menjualnya."

5. Luke Shaw

5. Luke Shaw

Luke Shaw menjadi pemain terlama yang masih bertahan di skuad Manchester United saat ini. Namun, perjalanan kariernya di Old Trafford kerap terganggu oleh masalah cedera yang membuatnya sulit tampil konsisten.

Paul Scholes menilai situasi tersebut sudah cukup menjadi alasan bagi klub untuk mengambil keputusan tegas. Ia menganggap musim panas ini merupakan waktu yang tepat bagi bek kiri berusia 30 tahun itu untuk dilepas.

Ia mengatakan: "Saat dia bermain secara konsisten, saya rasa tidak ada bek kiri yang lebih baik di dunia, bukan hanya di Eropa. Tapi jika melihat kondisinya sekarang, meski jumlah penampilannya musim ini cukup, saya akan menjualnya. Dia tidak bermain cukup banyak."

6. Mason Mount

6. Mason Mount

Mason Mount belum mampu menunjukkan performa terbaiknya sejak bergabung dengan Manchester United. Masalah cedera dan kebugaran membuat kontribusinya di lapangan menjadi terbatas.

Paul Scholes menilai situasi tersebut membuat klub sebaiknya mempertimbangkan untuk melepasnya. Selain faktor kebugaran, persaingan di lini tengah juga dinilai menjadi kendala bagi Mount untuk mendapatkan peran utama.

Ia mengatakan: "Saya mungkin akan menjualnya dan sebenarnya saya menyukainya, dia pemain yang hebat. Tapi dia tidak akan bermain di depan Bruno Fernandes. Saya juga tidak yakin dia bisa dimainkan di posisi lain dan dia tidak cukup sering tampil."

7. Casemiro

7. Casemiro

Dalam beberapa pekan terakhir, para pendukung Manchester United sempat memberikan dukungan agar Casemiro bertahan lebih lama di Old Trafford. Performa sang gelandang memang menunjukkan peningkatan setelah sebelumnya sempat mendapat sorotan.

Meski begitu, Paul Scholes melihat situasi tersebut dari sudut pandang berbeda. Ia menilai keputusan untuk berpisah justru menjadi langkah yang tepat demi kebutuhan tim ke depan.

Ia mengatakan: "Ya, saya pikir itu keputusan yang tepat [dia pergi]. Saya rasa dia berhasil membalikkan situasinya dan tampil sangat baik, tapi United perlu memperkuat posisi itu secara besar-besaran."

8. Manuel Ugarte

8. Manuel Ugarte

Manuel Ugarte memang memiliki sejumlah kelebihan dalam permainannya, terutama dari sisi kerja keras dan kontribusi defensif. Namun, tidak sedikit pendukung Manchester United yang masih meragukan kualitas teknisnya di level tertinggi.

Keraguan tersebut juga sejalan dengan pandangan Paul Scholes terkait masa depan sang gelandang. Ia menilai peluang Ugarte untuk bertahan di skuad cukup kecil.

Ia menambahkan: "Saya pikir dia akan pergi."

9. Joshua Zirkzee

9. Joshua Zirkzee

Joshua Zirkzee belum mampu menunjukkan produktivitas yang diharapkan sejak bergabung dari Bologna pada 2024. Dalam 69 penampilan, ia baru mencetak sembilan gol, catatan yang dinilai belum cukup untuk memenuhi ekspektasi di lini depan Manchester United.

Di sisi lain, Paul Scholes justru lebih memilih mempertahankan beberapa nama lain seperti Matheus Cunha, Amad Diallo, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Sesko. Hal itu membuat Zirkzee dianggap sebagai salah satu pemain yang layak dilepas demi meningkatkan kualitas skuad.

Sumber: Give Me Sport

Persaingan Ketat di Liga Inggris

Sumber : Liputan6.com