6 Potret Luna Maya Kunjungi Madura, Renovasi Sekolah Demi Ciptakan Lingkungan Belajar yang Layak

04 April 2026, 18:00 WIB
6 Potret Luna Maya Kunjungi Madura, Renovasi Sekolah Demi Ciptakan Lingkungan Belajar yang Layak

Tak hanya berkarya di industri seni Tanah Air, Luna Maya dikenal punya jiwa sosial tinggi. Setelah mengirim bantuan ke daerah terdampak bencana di Sumatra, belum lama ini, Nyonya Maxime Bouttier "sidak" ke Madura, Jawa Timur. Lewat Yayasan Luna Maya Nawasena, ia menyambangi Madrasah Nurul Faizin yang berlokasi di Dusun Berkongan, Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan. Luna Maya menyerahkan donasi secara simbolis berupa bantuan uang tunai, alas kaki, lalu mengajak para siswa bermain bareng.

Suasana terasa hangat dan menyenangkan kala Luna Maya berinteraksi dengan pada murid. Ia menjelaskan alasan membantu Madrasah Nurul Faizin. Sekolah ini jadi tempat belajar bagi 53 siswa berusia 7 sampai 12 tahun, yang berasal dari keluarga dengan ekonomi terbatas. Tak hanya itu, kondisi beberapa ruang kelas di madrasah ini memprihatinkan.

Ruang kelas tak punya plafon. Berada di dalam kelas terasa panas akibat paparan langsung dari atap. Lantai ruang kelas sudah aus, tak berkeramik. Akibatnya, banyak debu mengotori buku dan perlengkapan belajar siswa. Intinya, bangunan sekolah butuh renovasi.

Momen berkunjung dan mengirim bantuan ke Pamekasan, Madura, diunggah Luna Maya di akun Instagram terverifikasi, pekan ini. Bintang film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa ini bersyukur bisa berbagi kasih sayang kepada siswa-siswi madrasah. Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini merangkum 6 potret Luna Maya mengunjungi Pulau Madura.

1. Duduk, Belajar, dan Bermimpi

1. Duduk, Belajar, dan Bermimpi

Luna Maya tampil kasual berkaus cokelat lengan pendek dibalut rompi biru tua, selendang batik yang dipadu dengan celana panjang jin, dan topi putih. Ia menggunakan sandal saat berinteraksi dengan murid, guru, dan warga.

Sejumlah foto memperlihatkan Luna Maya melihat kondisi ruang kelas yang tak kondusif untuk belajar mengajar. "Mereka tak meminta banyak. Hanya ruang yang layak untuk duduk, belajar, dan bermimpi," tulisnya di medsos.

2. Hal Paling Mendasar, Tempat Yang Layak

2. Hal Paling Mendasar, Tempat Yang Layak

Renovasi madrasah mencakup enam ruang kelas, satu ruang perpustakaan, serta kantor guru guna menciptakan lingkungan belajar lebih nyaman dan mendukung kegiatan pendidikan bagi para siswa.

"Melihat langsung bagaimana kondisi sekolah yang kurang layak membuat aku semakin yakin, pendidikan harus didukung dari hal paling dasar: tempat yang layak," Luna Maya mencuit di Instagram.

3. Langkah Kecil, Perubahan Besar

3. Langkah Kecil, Perubahan Besar

Gebrakan Luna Maya di Pamekasan, Madura, rupanya disertai keyakinan bahwa akses terhadap lingkungan belajar yang layak merupakan hal penting bagi perkembangan anak-anak Indonesia.

Menyertai foto interaksinya dengan guru dan murid, Luna Maya merajut harapan, "Semoga apa yang kita mulai hari ini bisa terus berlanjut, dan jadi langkah kecil menuju perubahan yang lebih besar."

4. Berinvestasi dalam Pendidikan

4. Berinvestasi dalam Pendidikan

Ada banyak cara berbuat baik dan menunjukkan kepedulian terhadap sesama. Luna Maya memilih terjun ke sekolah. Keputusan ini disertai alasan kuat yang dituang di medsos, menyertai video kunjungan Luna Maya ke Madrasah Nurul Faizin, Madura.

"Karena ketika kita berinvestasi dalam pendidikan, kita berinvestasi pada generasi mendatang. Dan semoga dari sini, akan lahir masa depan yang lebih cerah, dimulai dari ruang belajar yang lebih layak," demikian Luna Maya berbagi alasan dan harapan.

5. Donasi Rp171 juta

5. Donasi Rp171 juta

Luna Maya menjelaskan, kegiatan amal ini hasil kerja sama Yayasan Luna Maya Nawasena dan Havaianas. Rekan Luna Maya, Vice President Footwear and Active Kanmo Group, Inderpreet Singh, berharap inisiatif ini menginsipirasi banyak orang untuk berbagi kebaikan melalui langkah-langkah sederhana.

"Donasi Rp171 juta ini hasil kampanye Closer in Every Step, di mana satu persen dari tiap pembelian produk Havaianas selama periode kampanye didedikasikan untuk membantu menciptakan lingkungan belajar lebih layak bagi siswa," ujar Inderpreet Singh di Jakarta pekan ini.

6. Waktu, Tenaga, Pikiran untuk Sesama

6. Waktu, Tenaga, Pikiran untuk Sesama

Keputusan Luna Maya meluangkan waktu, tenaga, pikiran, dan hati untuk membantu siswa-siswi di Indonesia panen pujian dari warganet. "Saya orang Pamekasan sangat berterima kasih atas kepedulian mbak Luna," ungkap @umm****.

"Kak Luna, makasih sudah mampir ke Pamekasan," netizen dengan akun @ani**** menulis di kolom komentar. "Masyaallah, semoga rezekiLuna Maya semakin deras mengalir. Amin," @theun**** mendoakan Luna Maya.

Sumber : Liputan6.com