Geger Video Mayat Wanita Tewas Duduk Tertunduk di Kasur Kontrakan, Polisi Ungkap Fakta Ini

04 April 2026, 21:43 WIB
Geger Video Mayat Wanita Tewas Duduk Tertunduk di Kasur Kontrakan, Polisi Ungkap Fakta Ini

Warga Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di dalam rumah kontrakan, Jumat (3/4/2026).

Korban diketahui bernama Rusmiati (43), seorang ibu rumah tangga asal Kabupaten Lampung Tengah. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi terduduk di atas tempat tidur, mengenakan daster, dan kepala tertunduk.

Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi korban saat pertama kali ditemukan. Posisi jasad yang tidak lazim itu pun memicu tanda tanya warga sekitar.

Sederet Kejanggalan Penyebab Kematian

Kapolres Pringsewu AKBP Yunnus Saputra membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.

"Benar, kami menerima laporan adanya seorang wanita yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan di Pekon Podomoro," ujar Yunnus, Sabtu (4/4/2026).

Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan awal.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung guna menjalani proses autopsi untuk memastikan penyebab kematian.

"Tim sudah melakukan identifikasi awal di TKP. Saat ini jenazah berada di RS Bhayangkara Polda Lampung untuk diautopsi," jelasnya.

Yunnus menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, penyidik menemukan sejumlah kejanggalan yang kini masih dalam proses pendalaman.

"Ada beberapa hal yang kami anggap janggal dan saat ini masih kami dalami. Kami juga masih menunggu hasil autopsi. Perkembangannya akan kami sampaikan kembali," tegasnya.

Hingga kini, polisi masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap secara pasti penyebab kematian korban

Lebam dan Luka di Tubuh Korban

Dari hasil identifikasi dan autopsi, ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Luka tersebut tersebar di beberapa bagian tubuh, mulai dari leher, dada hingga kaki.

"Terdapat luka lebam yang diduga akibat penganiayaan. Lokasinya di leher, area dada, dan kaki, tepatnya di bagian lutut," jelasnya.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik kematian korban. Termasuk menelusuri orang-orang terdekat yang diduga memiliki keterkaitan dengan korban.

Dari informasi awal, korban diketahui tinggal bersama seorang pria yang disebut sebagai suami siri.

"Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami sedang mencari keberadaan suami siri korban, juga menelusuri suami sah maupun keluarga lainnya," ungkap Kapolres.

Sumber : Liputan6.com