Cuaca Hari Ini Minggu 5 April 2026: Hujan Ringan hingga Petir Berpotensi Guyur Jakarta
05 April 2026, 06:15 WIB
Wilayah Jakarta dan sekitarnya diperkirakan akan didominasi cuaca berawan tebal dengan potensi hujan ringan hingga hujan petir pada Minggu (5/4/2026). Demikian prakiraan cuaca hari ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, pada pagi hari hampir seluruh wilayah Jakarta diprediksi berawan tebal. Memasuki siang hari, hujan ringan hingga hujan sedang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah, bahkan hujan petir diperkirakan mengguyur kawasan tertentu pada sore hari.
Sementara pada malam hari, kondisi umumnya kembali berawan tebal. Prakiraan cuaca serupa juga terjadi di daerah sekitar ibu kota.
Untuk wilayah penyangga seperti Bekasi dan Depok, hujan sedang diprakirakan terjadi pada siang hari setelah pagi yang berawan tebal, dengan kondisi kembali berawan saat malam. Di Bogor, hujan petir berpotensi terjadi pada siang hari.
Sementara itu, di Tangerang, hujan ringan diprakirakan turun pada siang hingga malam hari setelah pagi yang berawan tebal. Adapun wilayah Kepulauan Seribu berpotensi mengalami hujan ringan sejak pagi dan hujan petir pada siang hari sebelum kembali berawan pada malam.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga petir, terutama pada siang hari, serta menyesuaikan aktivitas harian dengan kondisi cuaca yang berlaku.
Berikut informasi cuaca Jabodetabek selengkapnya dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG www.bmkg.co.id:
| Kota | Pagi | Siang | Malam |
| Jakarta Barat | Berawan Tebal | Hujan Ringan | Berawan Tebal |
| Jakarta Pusat | Berawan Tebal | Hujan Ringan | Berawan Tebal |
| Jakarta Selatan | Berawan Tebal | Hujan Sedang | Berawan Tebal |
| Jakarta Timur | Berawan Tebal | Hujan Sedang | Berawan Tebal |
| Jakarta Utara | Berawan Tebal | Hujan Ringan | Berawan Tebal |
| Kepulauan Seribu | Hujan Ringan | Hujan Petir | Berawan Tebal |
| Bekasi | Berawan Tebal | Hujan Sedang | Berawan Tebal |
| Depok | Berawan Tebal | Hujan Sedang | Berawan Tebal |
| Kota Bogor | Berawan Tebal | Hujan Petir | Berawan Tebal |
| Tangerang | Berawan Tebal | Hujan Ringan | Hujan Ringan |
Potensi Banjir Rob di Pesisir Jakarta
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan potensi terjadinya banjir rob di wilayah pesisir utara Jakarta pada periode 5 hingga 9 April 2026. Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi BPBD DKI Jakarta pada Sabtu, 4 April 2026.
Dalam keterangannya, BPBD merujuk pada prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Maritim Tanjung Priok. BMKG menyebutkan bahwa fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan purnama berpotensi meningkatkan ketinggian air laut secara signifikan selama periode tersebut.
"Akibat adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan bulan Purnama, berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta," tulis BPBD DKI Jakarta, dikutip Minggu (5/4/2026).
Adapun puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi pada pukul 23.00 hingga 02.00 WIB, yang berpotensi berdampak pada sejumlah wilayah pesisir.
"Wilayah pesisir utara DKI Jakarta seperti di Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, dan Kepulauan Seribu diimbau agar dapat mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut yang berpotensi terjadinya banjir pesisir (Rob)," sambung keterangan BPBD DKI Jakarta.
Warga Diimbau Waspada
BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan potensi banjir akibat pasang air laut tersebut.
Warga juga diminta menghindari aktivitas di area pesisir yang berisiko terdampak banjir rob, khususnya saat periode pasang tinggi berlangsung. Selain itu, masyarakat diharapkan memastikan sistem drainase di lingkungan tempat tinggal berfungsi dengan baik guna meminimalkan dampak genangan.
BPBD turut mengingatkan warga untuk terus memantau perkembangan informasi terkait kondisi gelombang laut melalui kanal resmi BPBD DKI Jakarta, yaitu bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut.
"Bila menemukan keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan, segera hubungi Call Center Jakarta Siaga 112," tutup keterangan BPBD DKI Jakarta.