Google Gemma 4 Dirilis, Model AI Terbuka yang Ringan dan Bisa Jalan di HP

04 April 2026, 12:02 WIB
Google Gemma 4 Dirilis, Model AI Terbuka yang Ringan dan Bisa Jalan di HP

Google semakin berkomitmen untuk bersaing di industri kecerdasan buatan (AI) dengan perusahaan lainnya. Kali ini, raksasa mesin pencari tersebut resmi meluncurkan Google Gemma 4, keluarga model AI open sourcer (terbuka) dirancang lebih ringan, fleksibel, dan mudah dijalankan di banyak perangkat, termasuk ponsel, laptop, hingga server.

Kehadiran Gemma 4 penting karena Google tidak sekadar merilis model baru. Perusahaan juga membuka akses lebih luas bagi pengembang ingin membangun produk AI dengan kontrol lebih besar.

Gemma 4 hadir sebagai keluarga open model dibangun dari riset dan teknologi sama dengan Gemini 3, lalu diarahkan untuk melengkapi ekosistem Gemini di kalangan developer.

Ditengah persaingan model terbuka makin ramai, langkah raksasa teknologi ini terasa relevan. Banyak pengembang kini mencari model tidak terlalu berat, bisa dipakai efisien, tetapi tetap kuat untuk tugas-tugas moden seperti reasoning, coding, analisis visual, dan workflow berbasis agen. Gemma 4 mencoba menjawab kebutuhan itu dalam satu paket.

Dengan berbagai varian ditawarkan, Gemma 4 menjadi solusi ideal untuk berbagai aplikasi, dari perangkat edge hingga sistem yang lebih canggih. Ini adalah langkah besar dalam dunia kecerdasan buatan yang diharapkan dapat mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi.

Varian Model Gemma 4

Google menawarkan empat versi berbeda dari Gemma 4, dibedakan berdasarkan jumlah parameter. Model dengan lebih banyak parameter umumnya memberikan jawaban lebih baik tetapi membutuhkan perangkat keras yang lebih canggih. Untuk perangkat edge seperti ponsel pintar, tersedia model "Efektif" dengan 2 miliar (E2B) dan 4 miliar (E4B) parameter.

Model E2B dapat disesuaikan untuk berjalan di bawah 1,5 GB memori dengan kuantisasi 2-bit, sementara E4B cocok untuk perangkat edge dan inferensi cepat. Di sisi lain, untuk mesin yang lebih canggih, tersedia sistem "Campuran Pakar" (MoE) dengan 26 miliar parameter dan sistem "Padat" dengan 31 miliar parameter.

  • Model Efektif (E2B dan E4B): E2B: 2 miliar parameter, ideal untuk ponsel dan IoT. E4B: 4 miliar parameter, cocok untuk inferensi cepat.
  • Model Lanjutan: 26B A4B (MoE): 26 miliar total parameter, dirancang untuk inferensi server latensi rendah. 31B (Padat): 31 miliar parameter, untuk kualitas maksimum.

Performa dan Kemampuan Multimodal yang Unggul

Gemma 4 berhasil merekayasa sistem dengan tingkat kecerdasan per parameter yang belum pernah terjadi sebelumnya. Varian 31B Dense mencetak 89,2% pada AIME 2026, menunjukkan kemampuannya dalam penalaran matematika yang ketat. Selain itu, semua model Gemma 4 dapat memproses video dan gambar, menjadikannya ideal untuk berbagai tugas.

Dua model yang lebih kecil (E2B dan E4B) juga mampu memproses masukan audio dan memahami ucapan secara native. Kemampuan multimodal ini memungkinkan model untuk menganalisis video dengan memproses urutan frame, memberikan fleksibilitas dalam aplikasi.

Gemma 4 juga mendukung panggilan fungsi secara native, keluaran JSON terstruktur, dan instruksi sistem, memungkinkan agen otonom untuk memanfaatkan berbagai alat dan API. Ini adalah fitur penting yang meningkatkan kemampuan model dalam berbagai konteks penggunaan.

Lisensi Apache 2.0: Kebebasan Penuh untuk Pengembang

Google merilis Gemma 4 di bawah lisensi Apache 2.0, memberikan kebebasan lebih besar bagi pengembang untuk memodifikasi dan menggunakan model ini. Lisensi ini memungkinkan siapa pun untuk mengunduh, memodifikasi, dan menggunakan Gemma 4 tanpa persyaratan royalti, asalkan atribusi diberikan.

Perubahan lisensi ini menghilangkan batasan penggunaan bulanan aktif dan kebijakan penggunaan yang dapat diterima, memberikan kebebasan komersial penuh. Ketersediaan model Gemma 4 di bawah lisensi ini merupakan tonggak penting bagi ekosistem model terbuka, memberdayakan peneliti dan pengembang untuk memajukan inovasi.

Aksesibilitas dan Ekosistem

Model Gemma 4 tersedia melalui berbagai platform seperti Hugging Face, Kaggle, dan Ollama, memudahkan pengembang untuk mengunduh dan bereksperimen. Google juga menyediakan akses melalui Google AI Studio dan Google AI Edge Gallery untuk model edge.

Dukungan framework mencakup Hugging Face Transformers dan MLX, serta opsi penerapan di cloud melalui Vertex AI dan Google Kubernetes Engine. Gemma 4 dioptimalkan untuk berbagai perangkat keras terkemuka, termasuk infrastruktur AI NVIDIA dan TPU milik Google.

Bagi pengembang Android, Gemma 4 juga tersedia melalui AICore Developer Preview, memastikan kompatibilitas ke depan dengan Gemini Nano 4 yang akan datang.

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik
 
Sumber : Liputan6.com