Sandiaga Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Naik Kelas

31 March 2026, 04:22 WIB
Sandiaga Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Naik Kelas

Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS), Sandiaga Uno, menilai pemberdayaan ekonomi perempuan menjadi strategi konkret untuk mendorong perempuan naik kelas, dari sekadar pelaku rumahan menjadi wirausaha mandiri berbasis pasar modern. Dia menegaskan, pemberdayaan perempuan harus dilakukan secara komprehensif, tidak hanya berhenti pada pelatihan keterampilan dasar.

"Kita ingin perempuan Indonesia tidak hanya bisa produksi, tetapi juga mampu menjual, membangun brand, dan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar," ujar Sandiaga seperti dikutip, Selasa (31/3/2026).

Menurut Sandiaga, pendekatan yang menggabungkan pelatihan praktis dan literasi digital menjadi kunci keberhasilan program ekonomi berbasis komunitas. Ia meyakini, peluang usaha kuliner seperti mochi memiliki potensi besar karena mudah diproduksi, fleksibel, dan memiliki pasar yang luas, terutama jika dikemas secara kreatif dan dipasarkan secara online.

"Kalau hari pertama saja sudah bisa menghasilkan penjualan, ini berarti modelnya tepat. Tinggal bagaimana kita skalakan agar dampaknya lebih luas," dia menandasi.

Workshop

Workshop

Sebagai informasi Program bertajuk "Workshop Mochi Kekinian: Lezat, Laris, Panen Cuan" digelar pada Kamis 26 Maret 2026 di Kantor Kelurahan Gegerkalong, Bandung. Kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta, mayoritas ibu-ibu, yang tidak hanya belajar membuat produk mochi kekinian, tetapi juga dibekali strategi pemasaran digital.

Workshop digelar Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan BSI Maslahat, Rumah Zakat, dan OK OCE Forever. Selain praktik pembuatan Mochi Bread dan Mochi Daifuku bersama Chef Deasy, peserta juga dibekali edukasi penggunaan teknologi seperti ChatGPT untuk membuat konten promosi dan ide bisnis.

Selama kegiatan berlangsung, peserta berhasil mencatat 377 pesanan produk mochi dengan estimasi potensi pendapatan mencapai Rp2.262.000. Angka ini menunjukkan bahwa produk yang diajarkan tidak hanya menarik secara konsep, tetapi juga memiliki daya jual di pasar.

Merespons workshop tersebut, Perwakilan Kelurahan Gegerkalong menyambut baik kegiatan ini dan menyebutnya sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat, khususnya perempuan. Hal senada disampaikan oleh perwakilan Rumah Zakat dan OK OCE Forever yang menekankan pentingnya keberanian memulai usaha dari skala kecil.

Sumber : Liputan6.com