Pemudik Pengguna Sepeda Motor Sebut Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Lancar
30 March 2026, 13:05 WIB
Sejumlah pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua menilai pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berlangsung lancar.
Hal ini dirasakan salah satunya oleh Roni, pemudik berusia 35 tahun itu kembali ke arah Jakarta Utara dari Banyumas, Jawa Tengah menggunakan kendaraan roda dua bersama istri dan anaknya.
Saat ditemui di jalur arteri Simpang Joman, Karawang, Jawa Barat, Kamis 26 Maret 2026, Roni mengaku lalu lintas yang dilalui dalam perjalanan mudiknya tahun ini terasa lebih lancar.
"Kalau kecelakaan agak minim ya, ini belum lihat kecelakaan nih dari rumah ke sini. Ya alhamdulillah sih sekarang sih malah lebih enak lah jalanannya lah, lebih lancar," kata Roni, melansir Antara, Sabtu 28 Maret 2026.
Sementara itu, pemudik Jaronah berusia 55 tahun menggunakan sepeda motor bersama suaminya yang sebelumnya mudik ke Brebes, Jawa Tengah dan kembali ke arah Tambun, Bekasi turut merasakan perjalanan mudik dan balik di momen Lebaran 2026 lancar.
Jaronah mengaku meski sempat merasakan kemacetan lalu lintas terutama saat cuaca hujan, namun perjalanan arus mudik dan balik itu dinilainya cukup lancar.
"Aman sih, cukup lancar alhamdulillah. Kadang kan agak macetnya pulangnya bareng sama karyawan kan, jadi agak macet," tutur Jaronah saat ditemui di jalur arteri Simpang Joman.
Sebelumnya, Kapolsek Kotabaru Iptu Suherlan menyampaikan kendaraan yang melintas di jalan arteri Simpang Jomin ke arah Jakarta di hari keenam Lebaran 2026 ramai lancar.
"Arus kita lihat dari tiga penjuru yang ada di Jomin itu lancar, aman, dan kondusif, di mana yang dari arah Cirebon menuju Jaya (Jakarta), sebaliknya dari Jaya ke Cirebon alhamdulillah kurang lebih kecepatan antara 50-60 (km/jam)," tutur Suherlan saat ditemui di pertigaan Simpang Jomin, Karawang, Jawa Barat.
H+5 Lebaran, Pemudik Arus Balik Tujuan Jabodetabek dan Banten Masih Tinggi Melintasi Cianjur
Sebelumnya, H+5 Lebaran, volume kendaraan pemudik tujuan balik yang melintas di jalur utama Cianjur, Jawa Barat ke sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dan Banten masih tinggi didominasi pemudik dengan sepeda motor pada pagi dan petang hari.
Berdasarkan pantauan, volume kendaraan yang melintas mencapai 500 unit per menit melintas mulai dari perbatasan Bandung Barat-Cianjur tepatnya mulai dari kawasan Haurwangi mengarah ke jalur Puncak pada pagi hari dan terus meningkat hingga petang, melansir Antara, Jumat 27 Maret 2026.
Meski volume kendaraan yang melintas masih tinggi, tidak menyebabkan antrean di sejumlah titik rawan seperti di Pasar Ciranjang, Tugu Lampu Gentur, Pasar Cipanas, dan Puncak, dimana kendaraan dapat melintas normal dan lancar dengan kecepatan sedang.
Namun, puluhan personel di sejumlah pos pengamanan disiagakan guna mengatur arus lalu lintas tetap normal dan lancar seiring masih tingginya volume kendaraan pemudik tujuan balik yang melintas.
Saat petang, volume kendaraan di jalur Puncak-Cipanas bertambah, di mana, kendaraan pemudik berbaur dengan kendaraan wisatawan yang hendak pulang ke kota asal masing-masing, sejumlah rekayasa arus diterapkan guna mengantisipasi terjadinya antrean panjang.
Berlakukan Sistem Satu Arah
Selama dua hari terakhir guna mencegah terjadinya antrean panjang kendaraan, Kepolisian Resor (Polres) Cianjur memberlakukan sistem satu arah lebih cepat menuju Bogor dari Puncak Pass karena menjelang petang volume kendaraan semakin bertambah saat tempat wisata tutup.
Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi mengatakan, volume kendaraan terus meningkat saat petang dimana kendaraan pemudik berbaur dengan kendaraan wisatawan yang hendak kembali ke kota asal, sehingga sejumlah rekayasa dilakukan guna antisipasi antrean.
"Memasuki H+5 lebaran, volume kendaraan masih ramai melintas di jalur utama Cianjur, sehingga sejumlah rekayasa diberlakukan termasuk sistem satu arah pada petang dari Puncak-Cianjur menuju Bogor agar tidak terjadi antrean kendaraan dengan laju terhenti," ucap Aang.
Sejumlah pemudik tujuan balik terutama dengan sepeda motor, menjadikan jalur utama Puncak-Cianjur sebagai jalur favorit untuk cepat sampai ke kampung halaman atau sebaliknya kembali ke perantauan karena fasilitas penunjang jalan yang memadai serta terdapat destinasi wisata.
Pemudik tujuan balik Akhmad Gojali (42) mengatakan meski kerap terjebak antrean panjang di jalur Puncak-Cianjur, tidak menyurutkan niatnya untuk melintas saat mudik lebaran setiap tahun ke Brebes, Jawa Tengah dan kembali ke Bekasi.
"Setiap tahun kalau mudik dan balik lewat Cianjur, karena selain ramai banyak tempat istirahat sebelum melanjutkan perjalanan, ketika balik bisa mampir dulu ke Cibodas atau tempat wisata lain yang banyak terdapat di sepanjang jalan," jelas Akhmad.