Krisis BBM di Malaysia, Jatah Bensin Subsidi Mulai Dibatasi

28 March 2026, 18:36 WIB
Krisis BBM di Malaysia, Jatah Bensin Subsidi Mulai Dibatasi

Krisis bahan bakar minyak (BBM) akibat perang di Iran, mulai terasa dampaknya di beberapa negara Aisa Tenggara, termasuk Indonesia dan Malaysia.

Bahkan, di negara tetangga tersebut, pemerintah, melalui Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim telah mengumumkan jika kuota bulanan 300 liter untuk bensin Ron 95 akan dikurangi sementara menjadi 200 liter per bulan, efektif mulai 1 April 2026.

Pemerintah Malaysia sendiri memiliki program subsidi bahan bakar Budi Madani Ron 95, yang dijual dengan harga subsidi seharga 1,99 ringgit per liter, atau setara Rp 8.400-an.

Namun, Anwar yang juga menjabat sebagai Menteri Keuangan malaysia menegaskan bahwa 90 persen pengguna bensin RON 95 tidak akan terpengaruh oleh pengurangan kuota, dan bahwa pasokan tetap mencukupi dan stabil.

Awal tahun ini, Sekretaris Jenderal Perbendaharaan di kementerian keuangan Malaysia, Datuk Johan Mahmood Merican, mengatakan bahwa 90 persen dari mereka yang memenuhi syarat untuk Budi95 menggunakan kurang dari 200 liter per bulan .

Perdana Menteri juga mengatakan bahwa pengemudi e-hailing yang memenuhi syarat akan terus menikmati batas penggunaan yang lebih tinggi, yaitu 800 liter per bulan.

Bahan Bakar Diesel di Malaysia

Sementara itu, untuk bahan bakar diesel di Sabah dan Sarawak, harga eceran tetap tidak berubah yaitu RM 2,15 per liter, meskipun pembatasan sementara akan berlaku di negara bagian Malaysia Timur yang bertujuan untuk memerangi penyelundupan dan kebocoran bahan bakar.

Dengan begitu, mobil pribadi dan kendaraan komersial ringan di Malaysia Timur akan dibatasi hingga 50 liter solar per pembelian, sedangkan kendaraan angkutan umum darat dan kendaraan barang dengan berat tidak lebih dari tiga ton akan dibatasi hingga 100 liter solar per pembelian.

Kendaraan yang beratnya melebihi tiga ton diperbolehkan maksimal 150 liter solar per pembelian. Pemerintah menambahkan bahwa penegakan hukum akan diperkuat untuk menekan kebocoran.

Sumber : Liputan6.com