Peluang Mohamed SalahMain di Liga yang Sama Dengan Lionel MessiSangat Kecil
28 March 2026, 23:55 WIB
Keputusan Mohamed Salah meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2025/2026 langsung mengguncang dunia sepak bola. Pengumuman itu disampaikan sendiri oleh sang pemain dalam sebuah video yang dirilis pada Rabu (25/03/2026) dini hari WIB.
Langkah tersebut terasa mengejutkan karena Salah sebelumnya baru saja menandatangani kontrak baru berdurasi dua tahun. Kesepakatan itu diraih setelah ia tampil luar biasa di musim 2024/2025, musim yang disebut sebagai salah satu periode individu terbaiknya bersama The Reds.
Sejak kabar itu muncul, spekulasi soal masa depan Salah pun langsung memanas. Sejumlah klub dari berbagai belahan dunia disebut-sebut siap bersaing untuk mendapatkan tanda tangannya.
Namun, di tengah banyaknya rumor, satu destinasi mulai terlihat semakin kecil kemungkinannya. Liga Amerika Serikat, Major League Soccer (MLS), justru tidak menjadi tujuan sang bintang asal Mesir tersebut.
Kans Salah Main di MLS Sangat Kecil
Ketertarikan klub-klub Major League Soccer terhadap Salah sempat menjadi pembahasan hangat dalam beberapa waktu terakhir. Nama seperti Chicago Fire FC dan San Diego FC bahkan dikaitkan sebagai calon pelabuhan berikutnya.
Namun laporan terbaru dari The Athletic menyebutkan bahwa peluang Salah main di liga yang sama dengan Lionel Messi kini hampir tertutup. Kedua klub tersebut justru tidak melihat Salah sebagai target yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
San Diego FC disebut menilai bahwa status Salah sebagai pemain mahal dengan label Designated Player tidak sejalan dengan filosofi olahraga mereka. Sementara itu, Chicago Fire juga tidak menunjukkan minat serius untuk merekrut winger berusia 33 tahun tersebut.
Meski begitu, satu klub MLS lain, New York City FC, dikabarkan masih membuka peluang. Mereka disebut "tidak akan mengesampingkan" kemungkinan mencoba mendatangkan Salah, meski belum ada langkah konkret.
Komisioner MLS Angkat Bicara Soal Peluang Salah Main Amerika
Di tengah meredupnya peluang Salah ke MLS, Komisioner liga Don Garber turut memberikan tanggapan. Ia berbicara dalam acara SBJ Business of Soccer di Atlanta mengenai potensi kedatangan sang pemain.
Garber mengaku belum bisa memberikan kepastian karena situasinya masih berkembang. Ia menegaskan bahwa semua pihak masih menunggu kejelasan resmi dari sang pemain.
"Saya tidak bisa mengatakan itu sampai ia mengumumkan bahwa ia meninggalkan Liverpool," kata Garber, via Goal. "Tapi betapa hebatnya ia sebagai pemain di MLS. Dan saya pikir kami akan memberinya platform yang hebat."
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa MLS tetap membuka pintu, meski realitanya peluang transfer tersebut kini terlihat semakin kecil.
Arab Saudi Jadi Tujuan Paling Masuk Akal?
Jika bukan MLS, maka Arab Saudi muncul sebagai kandidat terkuat untuk menjadi destinasi berikutnya bagi Salah. Liga Arab Saudi memang sudah lama menunjukkan ketertarikan besar terhadap pemain-pemain top dunia.
Pada tahun 2023 lalu, Al-Ittihad bahkan sempat mengajukan tawaran fantastis sekitar 150 juta pounds untuk memboyong Salah. Namun saat itu, Liverpool memilih menolak proposal tersebut.
Kini situasinya berbeda setelah Salah dipastikan akan pergi. Klub-klub seperti Al-Qadsiah juga dilaporkan ikut bersaing, apalagi mereka baru saja pindah ke stadion berkapasitas besar.
Selain faktor finansial, aspek budaya juga menjadi pertimbangan penting. Banyak pihak menilai Salah sebagai salah satu atlet Muslim paling berpengaruh di dunia akan sangat cocok bermain di Saudi Pro League.
(The Athletic)