Asyik Main Gadget saat Libur Lebaran, Bila Terlalu Lama Bikin Mata Kelelahan
22 March 2026, 17:00 WIB
Bermain atau menonton tayangan lewat gadget atau gawai saat libur Lebaran yang panjang ini memang menyenangkan. Namun, terlalu lama mata terpapar gawai bisa menyebabkan sindrom kelelahan mata.
"Kalau kita baca atau mungkin banyak ngulik info-info seputar mata, ini sering disebut sebagai computer vision syndrome atau CVS. Jadi kalau kita ngomongin sindrom itu kumpulan gejala. Itu bisa banyak," ujar dokter spesialis mata Elisa Yopitasari.
Gejala pertama adalah matanya pedih dan berair, hal itu disebabkan sering terlalu lama melihat layar handphone atau komputer. Gejala lainnya adalah mata memerah, rasa pegal atau sakit di daerah kelopak mata.
Rasa sakit di daerah kelopak mata itu terang Elisa, dapat menjalar ke belakang leher serta pundak. Bahkan ada kasus karena dampak computer vision syndrome atau CVS itu nyeri tulang belakang (back pain).
"Apa sih yang kemudian menyebabkan computer vision syndrome atau kumpulan gejala-gejala gabungan ini sebetulnya adalah mata kita jadi cenderung kering. Karena hubungannya sama refleks mengedip," ujar dokter yang praktik di Rumah Sakit Immanuel Bandung, Jawa Barat itu.
Iidealnya mata berkedip dalam 1 menit adalah 16-20 kali ditinjau secara fisiologisnya. Namun, jika mata terlalu lama fokus ke layar gawai, maka tanpa disadari refleks mengedip akan berkurang.
Padahal saat mengedip, air mata akan membasahi bola mata. Produksi air mata akan berkurang dengan sendirinya akibat fokus mata dengan intensitas lama terhadap layar gawai.
"Nah itu pastinya pedih, lama-lama kering kemudian menyebabkan mata merah yaitu dari situ. Kemudian rasa pegal semua yang tadi saya sebutkan, itu bisa juga karena posisi. Misalnya posisi kita tidak pas ke gawai yang sudutnya tidak sesuai rekomendasi," kata Elisa dicuplik podcast Rumah Sakit Immanuel Bandung, ditulis Minggu (22/3/2026).
Jika posisi sudut pandang seseorang yang tengah menggunakan gawai terlalu menunduk atau tengadah atau rebahan sambil miring memicu berbagai otot tubuh bekerja lebih keras. Seperti otot leher, pundak, punggung yang merupakan gejala computer vision syndrome.
Pandangan Buram
Kelelahan pada mata juga menyebabkan penglihatan buram sementara waktu. Banyak kasus yang datang kepada Elisa, pasien mengeluh penglihatannya buram namun usai diperiksa kondisinya normal.
"Ternyata tidak butuh kacamata apapun, ukuran apapun. Itu dari mana? Bisa saja dari sindrom kelelahan mata ini atau computer vision syndrome ini. Karena tadi matanya lebih kering, dia akan menimbulkan blur. Kalau mata kita lebih kering, enggak basah, enggak lembab maka kita pasti akan lebih buram tapi sifatnya sementara," tutur Elisa.
Cara mengembalikan penglihatan buram karena terlalu lama melihat layar gawai adalah dengan mengedip-ngedipkannya dan akan menjadi jelas kembali.
Ingat 20-20-20
Pastinya ucap Elisa, durasi interaksi mata dengan layar gawai harus dikurangi semaksimal mungkin untuk menjaga kesehatan mata.
"Daripada kita membeli kacamata anti radiasi segala macam, nah lebih baik kita mengacu pada rekomendasi disebutnya rule 20-20-20. Jadi prinsipnya adalah setiap 20 menit kita di depan layar harus di cut dengan melihat jarak jauh 20 kaki (feet) setara dengan 5-6 meter, selama 20 detik," tukas Elisa.