Harga Kripto Hari Ini 21 Maret 2026: Bitcoin dan Ethereum Berlawanan Arah
21 March 2026, 09:25 WIB
Harga kripto jajaran teratas bervariasi dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Sabtu pagi, (21/3/2026) pukul 09.07 WIB. Harga bitcoin (BTC) dan ethereum berlawanan arah.
Mengutip coinmarketcap.com, harga kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar yakni bitcoin (BTC) menguat tipis dalam 24 jam terakhir. Harga bitcoin bertambah 0,12%. Sementara itu, harga bitcoin dalam sepekan terakhir merosot 0,52%. Kini, harga bitcoin menyentuh USD 70.483,99 atau Rp 1,19 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.960).
Harga Ethereum (ETH) naik 0,05% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga Ethereum bertambah 2,55%. Saat ini, harga Ethereum berada di posisi USD 2.148,11 atau Rp 36,42 juta.
Harga kripto hari ini seperti tether (USDT) melemah tipis dalam 24 jam terakhir. Harga USDT berada di zona merah. Harga USDT terpangkas 0,01% selama sepekan terakhir. Kini, harga tether berada di posisi USD 0,9999.
Harga XRP merosot 0,85% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga XRP meroket 2,97%. Saat ini, harga XRP berada di posisi USD 1,44.
Harga binance (BNB) turun 0,25% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga BNB terpangkas 2,46%. Kini, harga BNB berada di posisi USD 640,29.
Harga USDC naik tipis 0,03% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga USDC bertambah 0,03%. Saat ini, harga USDC berada di posisi USD 1,00.
Harga solana (SOL) naik 0,64% dalam 24 jam terakhir. Sedangkan selama 24 jam terakhir, harga solana menguat 1,96%. Kini, harga solana berada di posisi USD 83,93.
Harga tron (TRX) bertambah 1,17% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga tron naik 5,04%. Saat ini, harga tron berada di posisi USD 0,3081.
Harga Dogecoin
Harga dogecoin (DOGE) bertambah 0,25% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga DOGE tergelincir 1,28%. Kini, harga dogecoin berada di posisi USD 0,09440.
Harga hyperliquid turun 1,17% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga hyperliquid menguat 7,35%. Saat ini, harga hyperliquid berada di posisi USD 39,47.
Kapitalisasi pasar kripto global turun 0,11% dalam 24 jam terakhir menjadi USD 2,42 triliun. Kapitalisasi pasar itu setara Rp 41.033 triliun.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Investor Institusi Bakal Tambah Kepemilikan Kripto Tahun Ini
Sebelumnya, sebuah riset yang dilakukan Coinbase menunjukkan penambahan minat investor institusional ke aset kripto. Bahkan, 73% korporasi akan menambah investasi kriptonya di 2026 ini dengan tata kelola yang lebih kuat.
Coinbase menerbitkan hasil survei Januari 2026 terhadap 351 investor institusional global dalam sebuah laporan pada 18 Maret 2026. Isinya menyoroti perubahan dalam strategi alokasi dan prioritas infrastruktur. Temuan tersebut menunjukkan rencana ekspansi yang berkelanjutan disertai standar tata kelola yang lebih ketat di seluruh portofolio kripto.
"73% responden berniat meningkatkan alokasi aset digital mereka pada 2026, didorong oleh kejelasan regulasi yang lebih baik, ketersediaan produk teregulasi yang lebih luas, dan infrastruktur yang semakin berkembang" tulis isi riset tersebut, mengutip Bitcoin.com, Jumat (20/3/2026).
Coinbase dan EY Parthenon menyatakan, 74% memperkirakan harga kripto akan naik dalam 12 bulan ke depan. Mereka juga mencatat, 49% mengatakan volatilitas terbaru memperkuat fokus mereka pada manajemen risiko, likuiditas, dan penentuan ukuran posisi.
Sekitar 65% investor yang berencana meningkatkan eksposur menyebut kejelasan aturan sebagai pendorong utama, namun 66% secara bersamaan juga menganggap ketidakpastian regulasi sebagai kekhawatiran utama.
"Struktur pasar menempati peringkat teratas sebagai area yang membutuhkan kejelasan, disebut oleh 78% peserta, sementara aset yang ditokenisasi menghadapi kendala serupa akibat aturan yang belum jelas," tulis riset tersebut.
Kepastian Regulasi
Posisi institusional mencerminkan pergeseran struktural yang lebih luas dalam cara aset digital diintegrasikan ke dalam portofolio. Coinbase dan EY Parthenon menggambarkan peralihan dari pendorong spekulatif menuju eksekusi yang lebih disiplin, di mana akses yang teregulasi dan kontrol operasional menentukan partisipasi.
Fase ini sejalan dengan siklus baru arus masuk dana yang didukung oleh infrastruktur kelas institusional, bukan lagi bergantung pada momentum yang digerakkan oleh investor ritel.
Konstruksi portofolio juga beralih menuju instrumen keuangan yang lebih familiar dan perlindungan khas institusi. Dua pertiga responden melaporkan eksposur melalui ETF atau ETP kripto spot, dan 81% lebih memilih instrumen teregulasi untuk kepemilikan spot.
Prioritas kustodian juga berubah, dengan 66% menekankan kepatuhan regulasi dan protokol keamanan, meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya. Strategi multi-kustodian tetap umum, digunakan oleh 61% perusahaan untuk mengurangi risiko operasional.