Realisasi Penukaran Uang Jelang Lebaran Capai 91%
17 March 2026, 18:45 WIB
Antusiasme masyarakat dalam menukarkan uang menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan Ramadan-Idulfitri (RAFI) 2026 menunjukkan lonjakan signifikan. Bank Indonesia (BI) mencatat realisasi penukaran uang kartal tahun ini telah melampaui capaian periode yang sama tahun sebelumnya.
Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali mengungkapkan, hingga saat ini realisasi penukaran uang sudah mencapai 91% dari total yang disiapkan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun lalu yang berada di level 89%, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap penukaran uang baru untuk kebutuhan Lebaran.
"Hingga saat ini realisasinya sudah melebihi tahun lalu. Tahun lalu sebesar 89% dari rencana kita, tahun ini hingga hari ini sudah 91% realisasinya," kata Ricky dalam Konferensi Pers Pengumuman Hasil RDG Maret 2026, Selasa (17/3/2026).
Ricky menjelaskan, peningkatan realisasi ini terjadi di tengah kenaikan jumlah uang kartal yang disediakan BI pada tahun ini. Secara total, BI menyiapkan Rp 185,6 triliun untuk kebutuhan penukaran uang, meningkat sekitar 15% dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, lonjakan realisasi tersebut tidak hanya mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi sinyal positif terhadap kondisi ekonomi domestik yang tetap kuat. Meningkatnya aktivitas penukaran uang umumnya sejalan dengan naiknya konsumsi masyarakat menjelang Lebaran.
"Tentunya ini cukup banyak peningkatannya dibanding tahun lalu karena dimasukkan 15% yang sudah kita naikkan di tahun ini. Jadi, ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi yang masih sangat baik di Indonesia dengan jumlah penukaran yang sudah terjadi sampai saat ini," ungkapnya.
BI Tingkatkan Paket Penukaran Uang
Selain itu, tingginya realisasi juga didorong oleh peningkatan signifikan pada paket penukaran langsung kepada masyarakat. BI bahkan meningkatkan alokasi paket penukaran hingga 86% dibandingkan tahun lalu guna mengakomodasi lonjakan permintaan.
"Kami meningkatkan paket penukaran langsung kepada masyarakat tidak tanggung-tanggung yaitu 86% dibanding tahun lalu. Jadi, kita tingkatkan paketnya sehingga masyarakat bisa lebih banyak lagi menukarkan uangnya," ujarnya.
Selain itu, untuk menjawab tingginya minat masyarakat, BI turut memperluas layanan penukaran uang. Tidak hanya melalui perbankan dan aplikasi digital, BI juga menghadirkan layanan penukaran langsung atau go show di berbagai lokasi strategis. Sejumlah titik layanan disiapkan di area dengan mobilitas tinggi seperti jalan tol, rest area, hingga stasiun.