OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, KPK Sita Uang Ratusan Juta

14 March 2026, 21:00 WIB
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, KPK Sita Uang Ratusan Juta
 
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Petugas menunjukkan barang bukti berupa uang tunai yang disita dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Jawa Tengah, Syamsul Auliya Rachman, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Sabtu (14/3/2026). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan dua tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, salah satunya adalah Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Tampak dalam foto, Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Asep Guntur Rahayu (kiri) menyaksikan petugas yang akan memperlihatkan barang bukti yang disita dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Jawa Tengah, Syamsul Auliya Rachman, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (14/3/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Dari hasil OTT tersebut, KPK menyita barang bukti berupa dokumen elektronik serta uang sejumlah Rp610 Juta. Tampak dalam foto, layar monitor memperlihatkan barang bukti yang disita dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Jawa Tengah, Syamsul Auliya Rachman, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Sabtu (14/3/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Asep Guntur Rahayu, mengatakan Syamsul Auliya Rachman selaku Bupati Cilacap memerintahkan Sadmoko Danardono sebagai Sekda untuk mengumpulkan uang yang akan digunakan untuk kebutuhan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) dalam rangka Hari Raya Lebaran Idul Fitri 1447 Hijiriah untuk pribadi dan pihak-pihak eksternal. Tampak dalam foto, Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Asep Guntur Rahayu saat memberi keterangan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Jawa Tengah, Syamsul Auliya Rachman, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Sabtu (14/3/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Lebih lanjut, Asep Guntur Rahayu, mengatakan bahwa Sadmoko menargetkan setoran dari setiap perangkat daerah sebesar Rp750 Juta dari kebutuhan Rp 515 juta. Tampak dalam foto, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, memberi keterangan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Jawa Tengah, Syamsul Auliya Rachman, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Sabtu (14/3/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Ia menargetkan setiap satker bisa menyetor Rp75-100 Juta. Tampak dalam foto, Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Asep Guntur Rahayu saat memberi keterangan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Jawa Tengah, Syamsul Auliya Rachman, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Sabtu (14/3/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Diketahui sebelumnya, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Jumat (13/3/2026). Tampak dalam foto, petugas menunjukkan barang bukti berupa uang tunai yang disita dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Jawa Tengah, Syamsul Auliya Rachman, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Sabtu (14/3/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, terjaring OTT KPK bersama Sekda Cilacap Sadmoko Danardono. Tampak dalam foto, petugas menunjukkan barang bukti berupa uang tunai yang disita dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Jawa Tengah, Syamsul Auliya Rachman, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Sabtu (14/3/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Usai terjaring OTT KPK, sebelum dibawa ke Jakarta, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman sempat menjalani pemeriksaan di Polresta Banyumas. Tampak dalam foto, petugas menunjukkan barang bukti berupa uang tunai yang disita dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Jawa Tengah, Syamsul Auliya Rachman, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Sabtu (14/3/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Petugas menunjukkan barang bukti berupa uang tunai yang disita dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Jawa Tengah, Syamsul Auliya Rachman, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Sabtu (14/3/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, memberi keterangan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Jawa Tengah, Syamsul Auliya Rachman, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Sabtu (14/3/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Asep Guntur Rahayu saat memberi keterangan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Jawa Tengah, Syamsul Auliya Rachman, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Sabtu (14/3/2026). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Sumber : Liputan6.com