Konser Akbar BTS Dihelat Pekan Depan, Kementerian Korsel Tegaskan Bakal Berantas Calo Tiket

15 March 2026, 15:00 WIB
Konser Akbar BTS Dihelat Pekan Depan, Kementerian Korsel Tegaskan Bakal Berantas Calo Tiket

Konser comeback BTS akan berlangsung sepekan lagi, tepatnya pada 21 Maret 2026 di Gwanghwamun Square, Seoul, Korea Selatan. Konser ini digelar menyusul perilisan album studio kelima mereka, Arirang, sehari sebelumnya.

Konser ini menandai kembalinya BTS dengan formasi lengkap setelah masa hiatus panjang. Tak heran, pertunjukan ini diprediksi akan menarik ARMY--sebutan bagi penggemar BTS--dalam jumlah besar. Hanya saja, dari sini muncul kekhawatiran tentang praktik percaloan.

Dilansir dari Korea JoongAng Daily pada Jumat (13/3/2026), pemerintah Korea Selatan, melalui Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, mengambil langkah tegas untuk memburu calo tiket konser BTS.

Pihak Kementerian telah mengidentifikasi ada 1.868 unggahan di pasar barang bekas daring yang menjual kembali tiket konser BTS, baik yang dihelat di Gwanghwamun pada 21 Maret dan Gyeonggi pada awal April. Empat postingan di antaranya, dituding menawarkan 105 tiket dengan harga yang dinaikkan. Hal ini kemudian dilaporkan ke Badan Kepolisian Nasional untuk penyelidikan.

Sebagai informasi, dalam keempat pertunjukan konser, penggemar hanya diperbolehkan mendapat satu tiket per orang, yang tidak dapat dialihkan kepada orang lain. Langkah-langkah verifikasi identitas yang ketat di lokasi acara, juga menyulitkan seseorang menonton pertunjukan dengan tiket yang dibeli dari orang lain.

Kementerian Kebudayaan Korsel Menindak Tegas Kecurangan Calo Tiket Konser BTS

Kementerian Kebudayaan Korsel Menindak Tegas Kecurangan Calo Tiket Konser BTS

Sebagai contoh, tiket untuk pertunjukan di Gwanghwamun berupa kode QR seluler yang tidak dapat di-screenshot atau diterbitkan ulang. Para hadirin diharuskan memverifikasi identitas mereka sesuai dengan nama yang tertera di tiket dan akan diberikan gelang untuk dikenakan, yang tidak dapat dipasang kembali setelah dilepas.

Penyelenggara memperingatkan bahwa mereka juga akan melakukan pemeriksaan identitas secara acak di dalam tempat acara. Kementerian Kebudayaan berupaya melarang penjualan tiket ilegal dalam skala yang lebih luas melalui amandemen Undang-Undang Pertunjukan Publik dan Undang-Undang Promosi Olahraga Nasional.

Revisi tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada 28 Agustus, setelah itu semua transaksi tiket yang tidak adil, termasuk penggunaan program komputer input otomatis yang dikenal sebagai makro, akan dilarang oleh hukum Berdasarkan amandemen tersebut.

Setelah amandemen, pemerintah juga menerapkan denda hingga 50 kali lipat bagi pelaku percaloan untuk memberikan efek jera.

Pernyataan Menteri Korea Selatan

Kementerian Kebudayaan meluncurkan badan konsultatif publik-swasta yang melibatkan lembaga dan asosiasi pemerintah terkait, perusahaan tiket besar, dan pasar barang bekas daring untuk menyusun peraturan, melakukan kampanye kesadaran publik, dan memantau penjualan tiket ilegal.

Kementerian juga kembali mendesak penyelenggara, agen tiket, dan operator platform daring untuk menghapus unggahan yang melanggar kebijakan pemesanan tiket dan untuk menerapkan pemeriksaan identitas di tempat yang ketat dan langkah-langkah pengawasan lainnya. Joonggonara, pasar barang bekas daring, telah menghapus unggahan calo tiket terkait pertunjukan BTS dan menyaring kata kunci terkait sejak Rabu.

"Penjualan tiket dengan harga tinggi adalah masalah yang dapat diselesaikan jika tidak ada yang mau membeli [tiket hasil calo]," kata Menteri Kebudayaan Chae Hwi Young.

Ia menambahkan "Selain itu, penjualan tiket juga berisiko tinggi terhadap penipuan, karena penjual cenderung menghilang setelah pembayaran, jadi tiket sebaiknya selalu dibeli melalui jalur resmi."

Soal Konser BTS di Gwanghwamun Square

Sementara itu Pemerintah Kota Seoul dan Kepolisian Metropolitan Seoul telah menyiapkan skema pengamanan super ketat untuk mengantisipasi kerumunan dalam konser BTS yang akan datang.

Diperkirakan sekitar 260 ribu orang akan datang pada konser gratis "BTS The Comeback Live Arirang" di Gwanghwamun Square di pusat Seoul dengan 15.000 tiket telah habis seketika setelah dirilis pada 23 Februari lalu.

Konser ini juga akan ditayangkan secara langsung oleh Netflix.

Sumber : Liputan6.com