Halalbihalal Lebaran, Catat 5 Persiapan Jadi Tuan Rumah
15 March 2026, 09:20 WIB
Bagi banyak orang Indonesia, Lebaran identik dengan mudik dan berkumpul di rumah orangtua. Namun belakangan, cara merayakan hari raya mulai berubah. Semakin banyak generasi muda yang memilih merayakan Lebaran di rumah sendiri, dan untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah halalbihalal Lebaran.
Menurut survei Litbang Kompas, minat mudik pada Lebaran 2026 tercatat sekitar 23,3 persen, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 25,7 persen. Sementara 76,7 persen responden menyatakan tidak mudik atau masih mempertimbangkan rencana tersebut.
Selain itu, hampir setengah responden, yakni 49,4 persen mengaku khawatir dengan kondisi keuangan saat Lebaran. Situasi ini membuat sebagian orang memilih merayakan Hari Raya dengan cara yang lebih sederhana---termasuk berkumpul di rumah sendiri.
Rumah yang biasanya menjadi ruang pribadi pun berubah fungsi menjadi tempat bersilaturahmi, berbagi hidangan, dan bercerita bersama orang-orang terdekat. Bagi yang baru pertama kali menjadi tuan rumah halalbihalal, ada beberapa hal sederhana yang bisa dipersiapkan agar suasana Lebaran di rumah tetap hangat dan nyaman, merujuk rilis IKEA pada Liputan6.com, Kamis, 12 Maret 2026.
1. Mulai dari Percakapan Sederhana
Persiapan sering kali dimulai dari hal paling sederhana: membayangkan siapa saja yang akan datang. Apakah hanya keluarga inti, atau sahabat dan kerabat? Apakah mereka akan singgah sebentar atau berkumpul cukup lama?
Pertanyaan-pertanyaan ini membantu tuan rumah memperkirakan suasana rumah saat Lebaran nanti. Dari situ biasanya mulai muncul pertimbangan praktis, seperti jumlah kursi yang dibutuhkan atau area mana yang paling nyaman untuk berkumpul.
2. Tentukan Area Berkumpul
Setiap rumah biasanya memiliki satu titik yang paling nyaman untuk berkumpul. Bisa di ruang tamu, dekat meja makan, atau bahkan di sudut ruangan dengan karpet untuk duduk santai.
Menentukan area ini penting agar tamu memiliki ruang yang terasa akrab dan hangat. Kursi bisa diatur saling berhadapan, sementara meja kecil bisa digunakan untuk meletakkan camilan atau minuman. Ketika semua orang berada di satu ruang yang nyaman, percakapan biasanya mengalir lebih mudah.
3. Siapkan Rumah untuk Suasana Lebih Ramai
Rumah yang biasanya tenang tentu terasa berbeda ketika dipenuhi tamu. Karena itu, ada baiknya melakukan sedikit penyesuaian sebelum Lebaran.
Misalnya menata ulang ruang agar lebih lapang, menyiapkan tempat untuk hidangan, atau memastikan area berkumpul cukup fleksibel untuk menampung lebih banyak orang. Persiapan kecil seperti ini bisa membantu tuan rumah menikmati momen silaturahmi tanpa harus terlalu khawatir dengan kondisi rumah.
4. Sajikan Hidangan dengan Cara Santai
Hidangan Lebaran selalu menjadi bagian penting dari momen berkumpul. Namun kini banyak tuan rumah memilih cara penyajian yang lebih santai.
Alih-alih menyajikan makanan secara formal, camilan dan hidangan sering ditata di satu meja yang mudah dijangkau. Tamu bisa mengambil sendiri makanan yang mereka inginkan sambil tetap berbincang dengan orang di sekitarnya. Cara ini membuat suasana terasa lebih santai dan akrab.
5. Tambahkan Sentuhan Kecil untuk Tamu
Selain ruang yang nyaman dan hidangan lezat, perhatian kecil sering menjadi hal yang paling berkesan bagi tamu. Beberapa tuan rumah menyiapkan camilan favorit keluarga, sementara yang lain menyediakan buah tangan sederhana untuk dibawa pulang.
Hal-hal kecil seperti ini menunjukkan perhatian kepada orang yang datang berkunjung dan membuat suasana silaturahmi terasa lebih hangat. Pada akhirnya, menjadi tuan rumah saat Lebaran bukan hanya soal menyiapkan rumah, tapi juga menciptakan suasana yang membuat orang merasa diterima.