Fitur Baru WhatsApp untuk Anak Resmi Diumumkan, Orang Tua Kini Bisa Atur Chat dan Panggilan
12 March 2026, 17:00 WIB
WhatsApp kedatangan fitur baru yang dapat digunakan bersama keluarga lewat akun dikelola oleh orang tua, di mana anak usia 10 sampai 12 tahun bisa tetap memakai WhatsApp.
Berbeda dari WhatsApp pada umumnya, pengguna aplikasi chat milik Meta yang berumur 10 hingga 12 tahun memiliki pengalaman lebih terbatas dan terpantau saat chatting di dalam aplikasi.
Mengutip keterangan resminya, Kamis (12/3/2026), WhatsApp menyebut akun ini dibuat berdasarkan beragam masukan dari keluarga dan para ahli, dengan fokus utama memberi ruang komunikasi lebih aman bagi anak.
Perusahaan menjelaskan, pengguna WhatsApp di bawah umur yang ditentukan akan dibatasi pada aktivitas inti aplikasi, seperti berkirim pesan dan menelepon.
Cara Aktifkan Fitur Baru WhatsApp untuk Anak
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528916/original/073313000_1773299977-WhatsApp_-_Akun_yang_dikelola_orang_tua_1.jpg)
Untuk mengaktifkan fitur baru di WhatsApp ini, orang tua atau wali perlu menyiapkan dua perangkat. Satu adalah ponsel yang digunakan anak atau anggota keluarga, sedangkan satunya lagi milik orang tua untuk menautkan dan mengelola akun tersebut.
Setelah kedua perangkat terhubung, kendali utama akan berada di tangan orang tua. Lewat sistem ini, Meta berharap orang tua bisa menentukan siapa saja yang dapat menghubungi akun anak.
Tak hanya itu, mereka juga bisa memutuskan gurp mana yang boleh di follow, preview permintaan pesan dari nomor tak dikenal, hingga mengatur sejumlah setelah privasi akun.
Langkah ini memberi kontrol lebih jelas bagi keluarga yang ingin mengenalkan dan mengajarkan anak mereka tetang komunikasi digital secara bertahap.
WhatsApp juga menegaskan, seluruh pengawasan orang tua tetap dilindungi dengan PIN khusus pada perangkat dikelola. Artinya, hanya orang tua atau wali yang bisa buka dan mengubah peraturan privasi tersebut.
Walau ada kontrol tambahan, perusahaan memastikan seluruh isi percakapan pribadi tetap terlindungi dengan enkripsi end-to-end. Karenanya, chat dan panggilan pribadi tetap tidak bisa dilihat atau didengar pihak lain, termasuk WhatsApp sendiri.
Di saat yang sama, WhatsApp juga menjanjikan lebih banyak fitur dan insight untuk para orang uta, terutama berkaitan dengan aktivitas grup. Perusahaan berpendapat, aplikasi pesan instan ini sudah menjadi bagian penting dari kehidupan keluarga.
Peluncuran akun yang dikelola orang tua ini akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan. WhatsApp juga membuka ruang masukan dari pengguna agar fitur ini bisa terus dikembangkan sesuai kebutuhan keluarga modern.
WhatsApp bakal Rilis Layanan Berlangganan Premium
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4203049/original/032392100_1666688305-Aplikasi_Whatsapp_Down-Angga-2.jpg)
WhatsApp disebut-sebut akan segera mengikuti tren layanan digital lainnya dengan beralih ke model berlangganan. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak layanan, mulai dari penyimpanan cloud hingga aplikasi pencatatan yang sebelumnya dapat diakses secara gratis kini menawarkan fitur tambahan melalui paket langganan bulanan.
Menurut laporan WABetaInfo, dikutip Sabtu (7/3/2026), WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan paket langganan premium baru yang disebut "WhatsApp Plus."
Melalui layanan berbayar ini pengguna disebut akan mendapatkan sejumlah fitur tambahan, mulai dari 14 pilihan ikon aplikasi baru hingga variasi warna aksen dan tema untuk menyesuaikan tampilan aplikasi.
Selain menghadirkan opsi penyesuaian tampilan, WhatsApp Plus juga disebut akan memungkinkan pengguna untuk menyematkan hingga 20 obrolan sekaligus.
Fitur WhatsApp Plus
Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan batas saat ini yang hanya memperbolehkan tiga percakapan disematkan. Meski terkesan sederhana, fitur itu dinilai dapat membantu pengguna aktif WhatsApp untuk mengelola percakapan penting agar tetap mudah diakses dari kotak masuk.
Pelanggan WhatsApp Plus berpotensi mendapatkan akses ke berbagai fitur tambahan, seperti stiker eksklusif, pilihan nada dering khusus, hingga reaksi pesan yang lebih interaktif.
Ke depan, WhatsApp disebut masih dapat memperluas deretan fitur premium guna memberikan nilai lebih bagi pengguna yang memilih paket langganan tersebut.
Meski demikian, WhatsApp tetap akan dapat digunakan secara gratis seperti saat ini. Paket Plus diperkirakan hanya menjadi opsi langganan tambahan bagi pengguna yang menginginkan fitur ekstra.
Menariknya, WhatsApp sendiri pada awal kemunculannya sempat dikenal sebagai layanan berbayar sebelum akhirnya digratiskan. Kini, di bawah naungan Meta, arah strategi bisnis platform tampaknya kembali berbayar dengan menghadirkan fitur-fitur tambahan yang kemungkinan hanya tersedia melalui paket langganan.