Declan Rice Dipuji Paling Komplet, tapi Masih Ada Tembok Gerrard dan Lampard

30 January 2026, 21:46 WIB
Declan Rice Dipuji Paling Komplet, tapi Masih Ada Tembok Gerrard dan Lampard

Perjalanan Declan Rice di level elite Eropa terus menunjukkan grafik menanjak dalam dua musim terakhir. Sejak bergabung dengan Arsenal, ia hampir selalu menjadi pusat permainan tim racikan Mikel Arteta.

Rice datang ke Emirates Stadium pada musim panas 2023 dengan label harga tinggi dan ekspektasi besar. Ia langsung menjawab tantangan tersebut lewat performa konsisten yang mengubah wajah lini tengah Arsenal.

Perannya tidak sebatas memutus serangan lawan. Rice juga menjadi penggerak utama yang mendorong Arsenal tampil agresif, termasuk kontribusinya yang kian terasa lewat situasi bola mati.

Di balik derasnya pujian, muncul satu pertanyaan mendasar. Apakah Declan Rice sudah layak disejajarkan dengan dua ikon Premier League, Steven Gerrard dan Frank Lampard.

Pujian Tinggi Danny Murphy untuk Declan Rice

Pujian Tinggi Danny Murphy untuk Declan Rice

Danny Murphy menilai Declan Rice telah mencapai level yang jarang dimiliki gelandang modern. Menurutnya, pemain Arsenal itu kini menjadi standar pembanding bagi gelandang lain di Eropa.

Murphy melihat Rice sebagai sosok yang hampir tanpa celah. Kekuatan bertahannya solid, visi bermainnya matang, dan kondisi fisiknya sangat mendukung permainan berintensitas tinggi.

Kehadiran Rice membuat Arsenal tampil lebih seimbang dan dominan. Ia mampu menghentikan serangan lawan sekaligus memulai transisi dengan efisien.

"Ya, Declan Rice adalah gelandang paling komplet di Eropa saat ini," ujar Murphy, dikutip dari Goal. Ia menilai Rice memiliki kemampuan serbaguna yang membuatnya mampu menjalankan hampir semua aspek permainan.

Syarat Terakhir Agar Rice Selevel Gerrard dan Lampard

Syarat Terakhir Agar Rice Selevel Gerrard dan Lampard

Meski demikian, Murphy menegaskan masih ada satu pekerjaan besar yang harus diselesaikan Rice. Ia belum bisa langsung disamakan dengan Gerrard dan Lampard yang dikenal sebagai penentu laga-laga besar.

Kedua legenda tersebut bukan hanya konsisten, tetapi juga ikonik di momen krusial. Mereka menghadirkan aksi yang melekat dalam sejarah, terutama di final dan pertandingan hidup-mati.

Menurut Murphy, Rice kini berada di fase penting dalam kariernya. Untuk naik ke level legenda, ia harus lebih sering menjadi pembeda di panggung tertinggi.

"Agar Declan Rice bisa disebut setara dengan Gerrard atau Lampard, ia harus memenangkan pertandingan-pertandingan besar dan menghadirkan momen ajaib lebih sering, seperti yang ia lakukan melawan Real Madrid," ucapnya.

Murphy menambahkan bahwa ketika membicarakan Liverpool dan Chelsea di era Gerrard dan Lampard, selalu ada momen spesifik yang mudah diingat.

Gol-gol besar, final domestik, hingga laga Eropa menjadi panggung di mana para pemain terbaik menciptakan keajaiban untuk membawa tim meraih kemenangan.

Sumber : Liputan6.com