Detik-detik Kebakaran Hebat Melanda Rumah Makan di Sukabumi, 1 Mobil Ikut Hangus
27 January 2026, 19:03 WIB
Insiden kebakaran hebat menghanguskan Rumah Makan Parantina yang terletak di Jalan Lingkar Selatan (Jalur), Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, pada Selasa (27/1/2026) sore. Selain bangunan, satu unit mobil pribadi pemilik restoran turut ludes terbakar.
M. Razkia (22), pegawai restoran yang berada di lokasi saat kejadian, mengaku sempat mendengar suara aneh sebelum api muncul. Namun ia membantah adanya suara ledakan besar.
"Tidak ada ledakan, hanya terdengar suara percikan 'trektektek' saja. Saya sempat ke dapur untuk mematikan kompor, tapi saat itu asap sudah tebal dan api langsung merembet dari samping belakang," singkat Razkia.
Adapun Kabid Damkar Dinas Sat Pol PP Kota Sukabumi, Ujang Rustandi, mengungkapkan bahwa laporan pertama justru datang dari warga sekitar, bukan dari pihak pengelola. Petugas bergerak cepat dengan waktu respons sekitar lima menit menuju lokasi.
"Informasi dari masyarakat, api berasal dari bagian belakang. Ketika kita sampai di lokasi, api sudah merambat ke bagian depan," ujar Ujang di lokasi kejadian.
Terkait penyebab pasti kebakaran, pihak Damkar masih belum bisa memberikan keterangan detail.
"Dugaan sementara kami masih bingung apakah dari korsleting listrik atau faktor lain. Kejadiannya sangat cepat dan api sudah membesar saat kami tiba," tambahnya.
Kerugian material akibat kebakaran ini cukup besar. Objek yang terbakar meliputi seluruh bangunan utama restoran, area dapur beserta peralatan memasak, hingga satu unit mobil Escudo milik keluarga pemilik rumah makan yang tengah terparkir.
5 Unit Mobil Damkar Dikerahkan
Sebanyak lima unit armada pemadam kebakaran, yang merupakan gabungan dari tim Kota dan Kabupaten Sukabumi, dikerahkan ke lokasi.
"Kita belum dapat informasi apakah saat kejadian ada pengunjung di dalam atau tidak," ujarnya
Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah petugas berjibaku selama sekitar 1 jam 45 menit.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan lebih lanjut untuk memastikan apakah ada pengunjung yang berada di dalam lokasi saat kebakaran terjadi.