Lapakgaming Battle Arena Series 3 Resmi Dibuka, Pemerintah Dorong Industri Game Berbasis Teknologi Digital
24 January 2026, 15:28 WIB
Lapakgaming Battle Arena Series 3 resmi dibuka, dihadiri Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri serta Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam.
Kehadiran pemerintah menegaskan dukungan terhadap industri game nasional sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif berbasis teknologi digital.
Dyah Roro menilai industri game telah berkembang menjadi sektor strategis yang tidak lagi sekadar hiburan, tetapi sebagai bagian dari ekonomi kreatif.
"Industri game saat ini sudah naik level. Bukan hanya sebagai hiburan, tetapi telah menjadi sektor ekonomi kreatif strategis yang menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan mendorong aktivitas perdagangan--baik di pasar domestik maupun internasional," ujarnya saat membuka acara Lapak Gaming Battle Arena Series 3, Sabtu (24/1/2026) di Jakarta.
IndustriGame Didorong Teknologi Digital
Seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi dan konektivitas digital, industri game mengalami transformasi yang signifikan dalam dua dekade terakhir.
Game kini berkembang menjadi ruang profesi dan ekonomi baru yang ditopang oleh platform digital, sistem pembayaran elektronik, hingga teknologi streaming dan cloud.
Sementara Muhammad Neil menilai bahwa ekosistem digital berperan penting dalam membuka peluang bagi talenta muda Indonesia.
"Melalui dukungan teknologi, para gamer, kreator, dan pengembang game lokal memiliki ruang untuk saling bertemu, berkolaborasi, dan memperkuat ekosistem game nasional," tuturnya.
Peran Platform Digital dalam Ekosistem Game
Selain sebagai platform digital, Lapakgaming diklaim memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem industri game yang aman dan berkelanjutan.
Melalui layanan berbasis teknologi finansial dan distribusi digital, platform ini membantu memperluas akses pasar bagi pengembang game lokal.
Pemerintah menilai industri game telah naik kelas menjadi salah satu sektor ekonomi kreatif strategis berbasis teknologi. Selain mendorong inovasi digital, industri ini juga berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas perdagangan, baik di pasar domestik maupun internasional.
Potensi Pasar Gamedi Indonesia
Potensi pasar game Indonesia diperkirakan mencapai USD 2,5 miliar, dengan jumlah gamer lebih dari 192 juta orang atau sekitar 43 persen dari total gamer di Asia Tenggara. Meski demikian, besarnya potensi tersebut belum sepenuhnya dinikmati oleh pengembang game nasional.
Tantangan utama masih berkaitan dengan akses distribusi digital, visibilitas produk lokal, serta skema monetisasi yang sesuai dengan karakter konsumen Indonesia.
Dominasi game asing di pasar domestik menjadi pekerjaan rumah bersama bagi pemerintah, pelaku industri, dan komunitas digital.
Dorong Kolaborasi dan Daya Saing Game Lokal
Melalui penyelenggaraan Lapakgaming Battle Arena Series 3, kolaborasi lintas sektor terus diperkuat untuk membangun ekosistem game nasional yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
Ajang ini juga menjadi sarana memperkenalkan game buatan anak bangsa yang kini dinilai memiliki kualitas visual, gameplay, dan cerita yang mampu bersaing dengan produk global.
Ke depan, penguatan infrastruktur teknologi, pengembangan talenta digital, serta dukungan berkelanjutan terhadap pengembang game lokal diharapkan mampu menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai pasar, tetapi juga sebagai pemain penting dalam industri game global.