5 Cara Mengurangi Cipratan Minyak Saat Menggoreng, Aman dan Dapur Tetap Bersih

10 January 2026, 10:00 WIB
5 Cara Mengurangi Cipratan Minyak Saat Menggoreng, Aman dan Dapur Tetap Bersih

Menggoreng adalah salah satu metode memasak favorit banyak orang, namun seringkali diiringi dengan masalah cipratan minyak yang mengotori dapur dan berisiko melukai kulit. Percikan minyak panas ini umumnya terjadi karena reaksi antara minyak bersuhu tinggi dan air yang masih tersisa pada bahan makanan atau alat masak.

Ketika air bertemu dengan minyak panas, air akan menguap dengan cepat dan menyebabkan letupan atau percikan minyak yang agresif. Kondisi ini tidak hanya membuat area memasak menjadi kotor, tetapi juga dapat menimbulkan bahaya luka bakar. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tips dan trik yang tepat untuk meminimalkan risiko ini.

Liputan6.com akan membahas lima cara mudah dan efektif untuk mengurangi cipratan minyak saat menggoreng, memastikan pengalaman memasak Anda lebih aman, nyaman, dan dapur tetap terjaga kebersihannya. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Selasa (6/1/2026).

1. Keringkan Bahan Makanan

1. Keringkan Bahan Makanan

Salah satu penyebab utama cipratan minyak saat menggoreng adalah adanya kandungan air pada bahan makanan. Air yang bercampur dengan minyak panas akan menghasilkan letupan yang tidak diinginkan.

Anda bisa mengeringkan bahan makanan dengan menggunakan tisu dapur atau kain bersih untuk menyerap kelembapan di permukaannya. Proses pengeringan ini akan mengurangi jumlah air yang bersentuhan langsung dengan minyak panas, sehingga meminimalkan risiko cipratan.

Pastikan untuk mengeringkan daging dan sayuran, terutama jika telah direbus, dengan handuk dapur untuk menyerap kelembapan permukaan sebanyak mungkin sebelum digoreng. Menghindari mencuci bahan langsung sebelum menggoreng juga disarankan jika tidak sempat mengeringkannya.

2. Gunakan Penutup Wajan

Menggunakan penutup wajan adalah cara sederhana dan efektif untuk mencegah cipratan minyak keluar dari wajan. Penutup ini akan menahan percikan minyak di dalam, menjaga area dapur tetap bersih dan melindungi Anda dari luka bakar.

Untuk hasil terbaik, gunakan penutup wajan jenis splatter screen atau saringan. Penutup jenis ini memiliki lubang-lubang kecil yang memungkinkan uap air keluar, sehingga makanan tetap renyah dan tidak menjadi lembek, sambil tetap menahan cipratan minyak.

Splatter screen sangat efektif karena uap dari bahan makanan dapat menguap melalui lubang-lubangnya, tetapi minyak tetap berada di dalam wajan. Cara ini cocok saat menggoreng berbagai jenis makanan dan membantu menjaga suhu minyak tetap stabil.

3. Atur Suhu Minyak dengan Api Sedang

3. Atur Suhu Minyak dengan Api Sedang

Minyak yang terlalu panas dapat menyebabkan letupan yang lebih agresif dan cipratan yang lebih banyak. Menggoreng dengan api yang terlalu besar membuat minyak menjadi tidak stabil dan mudah meletup, meningkatkan risiko cipratan minyak berbahaya.

Sebaiknya, panaskan minyak secara perlahan hingga mencapai suhu ideal untuk menggoreng, yaitu dengan api sedang. Minyak yang dipanaskan dengan api sedang lebih stabil dan menghasilkan cipratan yang lebih sedikit.

Setelah minyak mencapai suhu panas, pelan-pelan kurangi suhu apinya menjadi kecil lalu sedang, barulah masukkan bahan makanan ke dalam wajan. Suhu minyak yang stabil dan tidak terlalu tinggi akan mengurangi risiko cipratan dan membantu makanan matang merata.

4. Tambahkan Garam atau Tepung ke Minyak

Menambahkan sedikit garam atau tepung terigu ke dalam minyak panas dapat membantu mengurangi cipratan. Garam memiliki kemampuan untuk menyerap kelembapan dan membantu menstabilkan suhu minyak.

Demikian pula, tepung terigu dapat menyerap air yang menempel pada makanan, sehingga mengurangi risiko minyak ciprat. Cukup taburkan sedikit garam atau tepung ke dalam minyak panas sebelum memasukkan bahan makanan.

Namun, jangan terlalu banyak menambahkan tepung atau garam agar rasa makanan tidak berubah. Menambahkan sejumput garam ke minyak sebelum makanan dapat membantu menyerap sebagian kelembapan yang masuk bersama bahan makanan, sehingga mengurangi percikan.

5. Pilih Wajan yang Tepat untuk Menggoreng

5. Pilih Wajan yang Tepat untuk Menggoreng

Pemilihan wajan yang tepat juga berperan penting dalam mengurangi cipratan minyak. Wajan dengan sisi yang lebih tinggi atau wajan cekung dapat membantu menahan cipratan minyak agar tidak keluar dari area penggorengan.

Hindari menggunakan wajan yang terlalu kecil jika Anda menggoreng bahan makanan dalam jumlah banyak atau berukuran besar, karena ini dapat meningkatkan potensi tumpahan minyak. Gunakan wajan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Pastikan jumlah minyak cukup untuk menutupi makanan, namun tidak terlalu penuh agar ada ruang bagi minyak untuk bergerak tanpa meluap. Idealnya, minyak mengisi sekitar sepertiga wajan. Wajan yang dangkal juga kurang disarankan untuk menggoreng.

People Also Ask

1. Mengapa minyak sering ciprat saat menggoreng?

Jawaban: Cipratan minyak umumnya terjadi karena reaksi antara minyak panas dengan kandungan air yang masih ada pada bahan makanan atau alat masak. Air yang menguap cepat menyebabkan letupan.

2. Bagaimana cara mengeringkan bahan makanan sebelum digoreng?

Jawaban: Anda dapat mengeringkan bahan makanan dengan menggunakan tisu dapur atau kain bersih untuk menyerap kelembapan di permukaannya sebelum dimasukkan ke dalam minyak panas.

3. Apa itu splatter screen dan bagaimana cara kerjanya?

Jawaban: Splatter screen adalah penutup wajan berbentuk saringan datar dengan lubang-lubang kecil yang berfungsi menahan percikan minyak keluar, namun tetap memungkinkan uap air keluar agar makanan tetap renyah.

4. Apakah suhu minyak memengaruhi cipratan?

Jawaban: Ya, minyak yang terlalu panas atau api yang terlalu besar dapat menyebabkan letupan lebih agresif dan cipratan lebih banyak. Menggoreng dengan api sedang membantu menstabilkan suhu minyak dan mengurangi cipratan.

5. Bisakah garam atau tepung membantu mengurangi cipratan minyak?

Jawaban: Ya, menaburkan sedikit garam atau tepung terigu ke dalam minyak panas dapat membantu mengurangi cipratan karena keduanya memiliki kemampuan menyerap kelembapan dan menstabilkan suhu minyak.

Sumber : Liputan6.com