Imbas Bencana Longsor Jalur Pacet-Cangar Usai Lebaran, Polisi Alihkan Arus Lalin Kota Batu-Mojokerto
03 April 2025, 21:00 WIB:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5172433/original/028941700_1742734900-evakuasi.jpeg)
Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor atau Satlantas Polres Batu, Jawa Timur mengalihkan arus kendaraan bermotor dari wilayah setempat menuju Kabupaten Mojokerto imbas bencana tanah longsor yang terjadi di jalur Pacet-Cangar, Kamis (3/4/2025).
"Pengalihan arus melalui Pandanrejo ke Karangploso," ujar Kepala Satlantas (Kasatlantas) Polres Batu AKP Kevin Ibrahim di Kota Batu, melansir Antara, Kamis (3/4/2025).
Dia mengatakan, saat ini jalur akses ke Kabupaten Mojokerto dari Kota Batu melalui Pacet-Cangar ditutup saat libur dan cuti bersama Lebaran hari ini.
"Betul ditutup karena masih ada penanganan di jalan yang tertutup material tanah longsor berupa tanah dan pohon," ucap Kevin.
Dia melanjutkan, untuk kendaraan yang sudah telanjur berada di jalur tersebut, diimbau putar balik kemudian diarahkan menuju simpang tiga Bendo.
"Sudah kami imbau dan mengarahkan kendaraan yang sudah di sana diputarbalik," terang AKP Kevin.
Terkait kemacetan imbas bencana tanah longsong, menurut Kevin, personel polisi dari Kepolisian Sektor Bumiaji sudah berada di lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas (arus lalin).
"Warga sekitar membantu memberikan informasi kepada pengendara sehingga tidak ada kemacetan di Kota Batu," kata dia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari BPBD Kota Batu, titik longsor di jalur Pacet-Cangar tersebut masuk wilayah Kabupaten Mojokerto.
Kendati demikian, BPBD setempat bersama sejumlah instansi di Kota Batu telah menerjunkan tim untuk membantu menangani kejadian tersebut.
Total ada sekitar 15 tim gabungan yang diberangkatkan ke lokasi kejadian tanah longsor.
Advertisement
Awal mula Kejadian Tanah Longsor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5170105/original/021546800_1742570968-jalan_tertutup_longsor.jpg)
Sementara itu, berdasarkan dari unggahan video di salah satu akun media sosial Instagram memperlihatkan awal mula kejadian tanah longsor.
Video yang diduga berasal dari kamera di dashboard salah satu mobil memperlihatkan kondisi hujan yang mengguyur lokasi tersebut hingga akhirnya tanah di bagian tebing sisi kanan jalan secara tiba-tiba runtuh ke jalan. Material longsor menutup keseluruhan badan jalan.
Dari unggahan video lainnya, memperlihatkan beberapa orang petugas gabung telah tiba di lokasi untuk meninjau dan mulai melakukan penanganan pada kejadian tersebut.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Jawa Timur, mengerahkan belasan personel guna membantu menangani tanah longsor di jalur Pacet-Cangar yang merupakan penghubung Kabupaten Mojokerto-Kota Batu, Kamis (3/4/2025).
"Kami mengerahkan 15 personel untuk membantu menangani longsor di jalur tersebut," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Dodik Faturrachman, dikutip dari Antara, Kamis (3/4/2025).
Tim yang dikerahkan itu, menurut dia, merupakan gabungan dari beberapa instansi hingga relawan. Dia juga mengatakan untuk bantuan alat berat saat ini masih menunggu perkembangan penanganan di lapangan.
Advertisement
BPBD Batu Kerahkan Personel Bantu Evakuasi
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-square-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5157683/original/068280400_1741611605-IMG-20250308-WA0020.jpg)
Saat ini, menurut Dodik, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur sudah memberangkatkan alat berat ke lokasi kejadian.
"Kalau memang (alat berat) kami dibutuhkan, kami merapat, karena medan dari Batu ke lokasi juga agak curam," ucap dia.
Dodik menjelaskan, titik longsor di jalur Pacet-Cangar sudah masuk ke wilayah Kabupaten Mojokerto. Sehingga, wewenang penanganan sepenuhnya berada di bawah BPBD daerah tersebut.
"Kalau di Kota Batu alhamdullilah aman, jadi lokasinya itu sekitar satu kilometer dari perbatasan jalur Kota Batu," terang dia.
Dodik menyebut kejadian longsor itu dipicu hujan yang terjadi di kawasan tersebut, sehingga membuat kondisi tanah gembur dan terkikis air.
"Kemungkinan di wilayah yang atas tanahnya sudah jenuh terkena air hujan, akhirnya terjadi longsor," kata Dodik.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4349738/original/096142700_1678192372-Infografis_SQ_Penyebab_Petaka_Longsor_di_Natuna_Kepulauan_Riau.jpg)