Arus Mudik Lebaran 2025, AHY: Secara Umum Berjalan Baik, Aman, Lancar
02 April 2025, 17:03 WIB:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5172882/original/062127100_1742797158-Tangkapan_Layar_2025-03-24_pukul_09.47.52.jpg)
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai pelaksanaan arus mudik Lebaran 2025 atau 1446 Hijriah berjalan aman dan lancar.
Hal itu diungkap AHY usai menghadiri open house Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, di Widya Chandra, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2025).
"Secara umum baik, secara umum bisa kita yakinkan arus mudik tahun ini secara umum berjalan dengan baik, aman, lancar," ujar dia.
AHY mengatakan, pemerintah bersama stakeholder terkait kini sedang mempersiapkan strategi untuk menghadapi arus balik. Dia memprediksi puncaknya akan terjadi pada 6 April sampai 7 April 2025.
"Dan tentunya kita juga terus mengantisipasi untuk arus baliknya yang diperkirakan akan berpuncak di tanggal 6 dan 7 April," ujar dia.
AHY optimistis dengan persiapan matang, arus balik juga akan tetap berjalan dengan aman dan tertib.
"Tapi insyaallah seluruh jajaran, seluruh bagian termasuk kementerian perhubungan yang berada dalam koordinasi Kemenko Infrastruktur, Kementerian PU yang mempersiapkan infrastrukturnya dan termasuk tentunya kerja sama kami dengan Korlantas dan semua stakeholders untuk meyakinkan arus balik juga berjalan dengan baik," ujar dia.
Dalam kesempatan itu, AHY juga menitipkan pesan kepada masyarakat untuk terus merajut persatuan dan kesatuan.
"Semoga bangsa kita, apapun yang kita hadapi, sebagai bangsa tentu ada masalah, tantangan tetapi teruslah kita bersatu dalam energi positif dan prasangka yang baik untuk bangsanya sendiri," kata dia.
"Kita berikan kesempatan bagi pemimpin, pemerintah, baik pusat maupun daerah untuk bekerja sebaik mungkin, walaupun tentunya di sana-sini ada keterbatasan dan itulah kebersamaan kita sebagai bangsa untuk memberikan masukan, dukungan, dan kritik termasuk yang membangun kita berharap itu juga akan membawa kita pada masa depan yang baik lagi," tandas dia.
Advertisement
Bima Arya: WFA dan Rekayasa Lalu Lintas Efektif Atur Pergerakan Pemudik Lebaran 2025
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5179481/original/032614000_1743577375-IMG-20250402-WA0006.jpg)
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengapresiasi pelaksanaan mudik Lebaran 2025. Menurut dia, mudik tahun ini terasa lebih nyaman.
"Mudik tahun ini rasanya lebih lancar ya," kata Bima Arya, Rabu (2/4/2025).
Menurut dia, kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan rekayasa lalu lintas yang disiapkan kepolisian memberikan dampak yang luar biasa terhadap pergerakan pemudik, sehingga kendaraan mengalir dengan lancar.
"Karena WFA ini kelihatannya efektif, jadi mudiknya bertahap. Kemudian teman-teman kepolisian membuat rekayasa lalin yang inovatif juga," ujar dia.
Bima juga mengapresiasi koordinasi yang terbangun antar pimpinan daerah. Karena itu, dia menilai kinerja semua pihak dalam mempersiapkan mudik ini patut mendapat ancungan jempol.
"Jadi teman-teman kepala daerah juga kerjanya bagus ya, koordinasinya. Jadi kita apresiasi," tandas dia.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mencatat ada sekitar 1,9 juta kendaraan yang keluar dari wilayah Jakarta selama periode arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H/2025 M.
Data pergerakan kendaraan saat arus mudik Lebaran Idul Fitri tersebut dihimpun berdasarkan hasil penghitungan dari empat gerbang tol utama yakni Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa sejak Jumat 21 Maret hingga Selasa, 1 April 2025 pagi.
"Berdasarkan data yang diterima dari Jasa Marga, realisasi volume lalu lintas kumulatif keluar Jakarta periode H-10 Idul Fitri 21 Maret 2025 pukul 06.00 WIB sampai dengan H+1 1 April 2025 pukul 06.00 WIB, total lalu lintas keluar Jakarta 1.963.152 kendaraan," ujar Kakorlantas Polri dalam keterangan tertulis, Selasa (1/4/2025).
Agus mengatakan, angka tersebut meningkat 25,5 persen terhadap arus lalu lintas pada hari normal. Jumlah kendaraan yang keluar Jakarta tersebut juga lebih tinggi 0,5 persen dibanding periode yang sama (H-10 hingga H+2) masa mudik Lebaran 2024.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5175348/original/010744800_1742984993-HL2__5_.jpg)
Advertisement