8 Cara Mengatasi Jetlag dan Lelah Setelah Perjalanan Mudik Jauh, Menarik Disimak

05 April 2025, 13:08 WIB
8 Cara Mengatasi Jetlag dan Lelah Setelah Perjalanan Mudik Jauh, Menarik Disimak

Mudik adalah tradisi yang dinantikan banyak orang, terutama saat momen Lebaran. Namun, perjalanan jauh yang melelahkan, baik menggunakan pesawat, kereta, atau kendaraan pribadi, sering kali menyebabkan jetlag dan kelelahan. Perubahan zona waktu, pola tidur yang terganggu, serta duduk dalam waktu lama dapat membuat tubuh terasa lemah dan sulit beradaptasi kembali dengan rutinitas sehari-hari. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini bisa berdampak pada produktivitas dan kesehatan secara keseluruhan.

Jetlag biasanya terjadi akibat perubahan zona waktu yang memengaruhi ritme sirkadian tubuh, sedangkan kelelahan fisik muncul karena kurangnya istirahat selama perjalanan. Gejala yang umum dirasakan antara lain sulit tidur di waktu yang tepat, badan terasa lesu, sulit berkonsentrasi, hingga sakit kepala. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengatasi jetlag dan lelah setelah perjalanan agar tubuh bisa kembali segar dan bugar.

Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai cara efektif untuk mengurangi dampak jetlag dan kelelahan setelah perjalanan mudik jauh. Dengan langkah-langkah yang tepat, seperti menjaga pola tidur, mengatur asupan makanan, dan melakukan aktivitas fisik ringan, tubuh dapat lebih cepat beradaptasi dan kembali berenergi. Simak tips selengkapnya agar perjalanan mudik tidak mengganggu kesehatan dan kenyamanan Anda setelah tiba di tujuan.

8 Cara Mengatasi Jetlag dan Lelah Setelah Perjalanan Mudik Jauh

8 Cara Mengatasi Jetlag dan Lelah Setelah Perjalanan Mudik Jauh

Setelah perjalanan mudik yang panjang, tubuh sering kali mengalami jetlag dan kelelahan. Kondisi ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak segera diatasi. Berikut adalah delapan cara efektif untuk mengembalikan energi dan mengurangi dampak jetlag setelah perjalanan jauh:

1. Atur Kembali Pola Tidur

Setelah perjalanan jauh, tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan ritme sirkadiannya. Cobalah tidur dan bangun sesuai dengan jadwal normal di tempat tujuan Anda. Hindari tidur terlalu lama di siang hari agar pola tidur malam tetap terjaga.

2. Tetap Terhidrasi

Dehidrasi sering terjadi selama perjalanan, terutama jika Anda menggunakan pesawat. Pastikan Anda minum cukup air setelah tiba untuk membantu tubuh kembali bugar. Hindari minuman berkafein atau beralkohol karena dapat memperburuk dehidrasi dan mengganggu kualitas tidur.

3. Konsumsi Makanan Sehat

Setelah perjalanan panjang, tubuh membutuhkan nutrisi yang baik untuk pulih. Pilih makanan yang kaya protein, serat, dan vitamin, seperti sayuran, buah-buahan, dan sumber protein tanpa lemak. Hindari makanan berat dan berminyak yang dapat membuat tubuh semakin lemas.

4. Berjemur di Bawah Sinar Matahari

Paparan sinar matahari membantu mengatur kembali jam biologis tubuh, terutama bagi yang mengalami jetlag akibat perubahan zona waktu. Cobalah berjemur di pagi hari selama 15--30 menit untuk membantu tubuh lebih cepat beradaptasi.

5. Lakukan Aktivitas Fisik Ringan

Gerakan ringan seperti stretching, berjalan santai, atau yoga dapat membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi rasa kaku setelah duduk lama selama perjalanan. Aktivitas fisik juga membantu mengatasi kantuk di siang hari dan mempercepat pemulihan tubuh.

6. Hindari Tidur Siang Berlebihan

Meskipun tubuh terasa sangat lelah, tidur siang terlalu lama dapat memperburuk jetlag dan membuat Anda sulit tidur di malam hari. Jika merasa mengantuk, batasi tidur siang tidak lebih dari 20--30 menit agar tubuh tetap segar tanpa mengganggu pola tidur utama.

7. Gunakan Aromaterapi atau Meditasi

Aromaterapi dengan minyak esensial seperti lavender atau peppermint dapat membantu tubuh rileks dan tidur lebih nyenyak. Jika masih merasa gelisah atau sulit tidur, lakukan teknik pernapasan atau meditasi untuk menenangkan pikiran.

8. Beri Waktu untuk Beradaptasi

Jangan langsung memaksakan diri untuk kembali beraktivitas penuh setelah perjalanan jauh. Beri tubuh waktu untuk pulih dengan mengatur jadwal kerja atau kegiatan secara bertahap. Istirahat yang cukup dan manajemen stres yang baik akan membantu tubuh kembali segar lebih cepat.

Dengan menerapkan cara-cara di atas, Anda dapat mengatasi jetlag dan kelelahan setelah perjalanan mudik jauh dengan lebih efektif. Tubuh yang segar dan bugar akan membuat Anda lebih siap untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan optimal.

Pertanyaan Umum Seputar Jetlag

1. Apa itu jetlag?

Jetlag adalah gangguan ritme sirkadian yang terjadi ketika seseorang melakukan perjalanan melintasi beberapa zona waktu, menyebabkan gangguan tidur, kelelahan, dan sulit berkonsentrasi.

2. Apa penyebab utama jetlag?

Jetlag terjadi karena tubuh butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan zona waktu baru, terutama karena perubahan waktu tidur dan paparan cahaya yang berbeda.

3. Berapa lama jetlag biasanya berlangsung?

Durasi jetlag bervariasi, tetapi umumnya berlangsung 1--2 hari per zona waktu yang dilintasi. Semakin jauh perbedaan zona waktu, semakin lama tubuh beradaptasi.

4. Apakah arah perjalanan mempengaruhi tingkat keparahan jetlag?

Ya, perjalanan ke arah timur biasanya menyebabkan jetlag lebih parah karena tubuh harus tidur lebih awal dari biasanya, sedangkan perjalanan ke barat lebih mudah diadaptasi.

5. Bagaimana cara mengurangi efek jetlag?

Beberapa cara efektif termasuk menyesuaikan jadwal tidur sebelum perjalanan, tetap terhidrasi, mengatur paparan cahaya alami, dan menghindari kafein serta alkohol sebelum tidur.

6. Apakah konsumsi melatonin bisa membantu mengatasi jetlag?

Ya, suplemen melatonin dapat membantu mengatur ulang jam biologis tubuh dan mempercepat adaptasi terhadap zona waktu baru.

7. Apakah olahraga bisa membantu mengatasi jetlag?

Ya, olahraga ringan seperti jalan kaki atau peregangan dapat membantu tubuh lebih cepat beradaptasi dan mengurangi kelelahan akibat jetlag.

8. Bagaimana cara menyesuaikan pola tidur setelah sampai di tujuan?

Cobalah untuk langsung tidur dan bangun sesuai waktu lokal, hindari tidur siang terlalu lama, dan manfaatkan paparan sinar matahari di pagi hari untuk membantu tubuh menyesuaikan diri.

Sumber : Liputan6.com