Pawai Obor Sambut Ramadan 1446 Hijriah di Medan, Usung Misi Kemanusiaan dan Pesaudaraan
27 February 2025, 18:00 WIB:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5144309/original/087741100_1740598271-WhatsApp_Image_2025-02-26_at_22.31.29.jpeg)
Ribuan masyarakat Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) tumpah ruah turun ke jalan untuk mengikuti Pawai Obor Ramadan 1446 Hijriah. Kegiatan ini merupakan tradisi tahunan yang dilaksanakan saat menyambut Ramadan.
Pawai obor dilaksanakan Aliansi Ormas Islam Sumatera Utara. Selain menjadi momentum istimewa menyambut Ramadan, sekaligus menguatkan pesan persaudaraan dan solidaritas bagi umat Islam, khususnya yang berada di Palestina.
Dikatakan Koordinator Pelaksana Pawai Obor Ramadan 1446 Hijriah, Taufik Ismail, pawai obor dimulai dari Masjid Raya Medan.
Lalu, melintasi sejumlah titik penting kota, seperti Simpang Istana Maimun, Jalan Brigjend Katamso, Simpang Waspada, Jalan Pemuda, Simpang Kesawan, dan berakhir kembali di titik awal.
"Dengan membawa 500 obor, ribuan peserta memenuhi jalan sambil mengumandangkan takbir, sehingga menciptakan suasana khidmat dan penuh semangat," kata Taufik Ismail, Rabu malam, 26 Februari 2025.
Advertisement
Pemilihan Tanggal Pelaksanaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5144310/original/038125700_1740598272-WhatsApp_Image_2025-02-26_at_22.31.29__3_.jpeg)
Diungkapkan Taufik Ismail, pemilihan tanggal 26 Februari 2025 sebagai hari pelaksanaan pawai obor telah melalui musyawarah bersama.
"Malam ini dipilih karena dianggap tepat, karena juga ada berbagai elemen masyarakat yang memiliki agenda serupa. Kami ingin menyatukan semangat menyambut Ramadan," ungkapnya.
Selain sebagai bentuk syukur dan kegembiraan menyambut Ramadan, pawai obor juga mengusung pesan penting untuk menjaga ukhuwah islamiah dan tali persaudaraan.
"Ramadan harus menjadi momentum memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan. Mari jadikan Ramadan kali ini sebagai kesempatan untuk menjadi pribadi lebih baik," ajaknya.
Advertisement
Dukungan untuk Palestina
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5144311/original/074948000_1740598272-WhatsApp_Image_2025-02-26_at_22.31.29__1_.jpeg)
Disebutkan Taufik Ismail, pesan paling mendalam dari pawai obor kali ini adalah dukungan untuk Palestina. Setiap kegiatan yang dilakukan Aliansi Ormas Islam Sumatera Utara tidak pernah melupakan masyarakat Palestina.
"Kami juga menggalang dana, yang nantinya disalurkan untuk membantu masyarakat Palestina," sebutnya.
Selain ajang silaturahmi dan refleksi spiritual, pawai obor ini juga wujud nyata kepedulian umat Islam terhadap perjuangan saudara-saudara mereka di tanah terjajah.
"Dengan semangat sambut Ramadan, masyarakat Medan menunjukkan bahwa persatuan dan solidaritas tidak mengenal batas geografis," Taufik menegaskan.
Simbol Harapan dan Doa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5144312/original/010009900_1740598273-WhatsApp_Image_2025-02-26_at_22.31.29__2_.jpeg)
Dikatakan Taufik, obor-obor yang menyala malam ini tidak hanya menerangi jalan-jalan di Kota Medan, tetapi juga menjadi simbol harapan dan doa untuk perdamaian, khususnya bagi Palestina untuk merdeka.
"Semoga Ramadan 1446 Hijriah membawa berkah dan perubahan bagi seluruh umat Islam di dunia," tandasnya.